Thursday, 17 November 2016

Membayangkanmu Saja Udah Bikin Aku Bahagia, Apalagi Bisa Bersanding Denganmu Diatas Pelaminan

loading...

Saat awal aku jatuh cinta kepadamu dan memutuskan untuk memilihmu sebagai pemilik hatiku. Mulai saat itu aku selalu merasa bahagia saat memikirkanmu, memikirkan saat-saat kita bersama dan melakukan semuanya bersama, termasuk merajut masa depan yang begitu indah bersama anak-anak kita nantinya. Kamu tahu aku begitu mencintaimu dan ingin segera mengakhiri masa kesendirianku dan menghabiskan sisa-sisa waktuku hanya bersamamu. Melihat anak cucu kita menjadi besar dan dewasa. Dan kita menua tetap dengan bahagia.

Wajahmu Selalu Menganggu Tidur Malamku, Bersamamu Selalu Membuat Hatiku Senang dan Berdebar

Bayangan wajahmu selalu muncul disetiap malam-malam dimimpiku, menandakan betapa rindunya aku kepadamu dan ingin segera melihatmu, bahkan saat aku bekerja atau menghabiskan waktu bersama kesibukan dan teman-temanku, aku masih sempat saja mengingatmu dan membayangkanmu dalam otakku. Dan itu terkadang membuatku tertawa sendiri seperti orang gila. Namun aku sangat menyukai perasaan ini, aku senang saat hatiku ikut berdebar saat berada di sampingmu. Mungkin aku memang sudah sedikit gila, tapi asalkan itu bisa menunjukkan betapa bahagianya aku saat bersamamu, itu tetap membuat aku senang.

Aku Membayangkan Kamu Datang Kepadaku dan Memelukku Erat Sambil Berkata “Teruslah Berada Disisiku, Karena Aku Membutuhkanmu”

Melihatmu dari jauh maupun dekat sudah membuatku bahagia, melihatmu senyum dan bangga kepadaku itu yang selalu aku nantikan. Membayangkanmu selalu berada disisiku dan menemaniku dalam tidur-tidur malamku sering aku lakukan tanpa aku memintanya. Aku selalu berharap kamu selalu berada di depanku saat aku membuka mataku dan meletakkan kepalaku di dadamu, sambil berkata bahwa kamu mencintaiku dan membutuhkanku, serta tidak akan pernah melepaskanku, karena kamu selalu membutuhkanku untuk berada disisimu, aku selalu menanti saat-saat itu akan tiba dalam hidupku.

Aku Tiba-Tiba Sering Membayangkan Bagaiamana Kita Nantinya, Bagaimana Pernikahan Kita dan Lebih Mirip Siapa Anak Kita Nantinya

Kamu tahu aku ingin sekali punya anak kembar 2 orang cowok, satunya sifatnya sama sepertimu dan satunya lagi sama seperti ku. Mereka tumbuh dewasa dari didikanmu dan didikanmu, kamu yang mengajari mereka tentang bagaimana hidup itu harus dilewati dan bagaiamana sikap tanggung jawab seorang laki-laki, juga pentingnya ibadah agama. Sedangkan aku akan membantu mereka bagaimana bersikap sabar dan tetap berpikir postif dalam hidup ini, juga selalu membantu dan mengawasi mereka secara langsung dan membimbing pendidikan mereka. Aku sering membayangkan bagaimana nantinya pernikahan kita berlangsung, bagaimana adat yang berbeda dan keluarga, bahkan bahasa yang berbeda menyatukan kita. semua hal itu selalu membuatku bahagia.

 Rasanya Aku Sudah Tidak Sabar Untuk Menjadi Pendampingmu Diatas Pelaminan Kita Nanti

Aku sering mengeluh kepada diriku sendiri, bahkan aku sering mengeluh kepada Tuhanku saat aku merasa sudah ingin segera bersamamu dalam menjalani hari-hariku. Aku ingin segera menyebarkan setiap undangan kepada teman-temanku dan menyampaikan kepada mereka soal kabar pernikahan kita, aku ingin melewati setiap proses pernikahan denganmu itu dengan khidmat dan penuh kebahagiaan, aku ingin segera meminta restu baik kepada orang tuamu maupun orang tuaku sambil bersujud dan berdoa. Aku ingin segera menjalani suka dan duka bersamamu dibawah atap rumah kita yang sederhana. Dan melahirkan anak-anak kita yang lucu, bahkan aku juga ingin lebih banyak bertengkar dan berdebat denganmu, agar kita berdua mampu mandiri dan semakin dewasa bersama dalam menghadapi setiap masalah, dan masalah itupun datang untuk membuat hubungan kita semakin dekat.

Namun Aku Tahu Aku Harus Bersabar dan Tetap Setia Menunggumu, Suatu Hari Mimpi-Mimpi Itu dan Semua Yang Kita Rajut Bersama Akan Jadi Kenyataan.

Aku memang sangat senang saat membayangkanmu, aku sangat bahagia saat membayangkan pernikahan kita dan kehidupan kita setelah itu. Namun aku tahu, aku tidak boleh hanya fokus pada itu, aku juga harus berusaha dan terus berjuang untuk membuktikan diriku pantas dan bisa membawa banyak kebaikan untukmu. aku harus membuktikan bahwa aku mampu menjadi pendampingmu yang bisa kamu andalkan, baik dalam mengurus rumah tangga kita atau membantumu dalam usahamu. Aku yakin aku bisa membuktikan diriku kepadamu. Dan semua kesabaran dan kesetiaan yang kumiliki akan membawamu lebih dan lebih dekat kepadaku.