Friday, 11 November 2016

Sebagai Perempuan, Aku Bisa Apa, Selain Menunggumu Datang Dan Melamarku

loading...

Kamu tahu ada satu kelemahan yang dimiliki oleh wanita yang tidak dimiliki oleh laki-laki, yaitu datang untuk melamar seseorang yang dicintainya terlebih dahulu. Meskipun jaman emansipasi seperti sekarang ini, wanita pasti punya rasa malu yang lebih untuk melakukan sesuatu terlebih dahulu, terkadang untuk menyatakan perasaan kepada laki-laki wanita harus mempersiapkan diri, baik secara mental dan pikiran dan membutuhkan waktu yang cukup lama, apalagi datang melamar terlebih dahulu. Oleh sebab itu, sebagai wanita aku hanya bisa menunggumu untuk datang dan melamarku. Aku hanya bisa menunggumu dengan setia dan berharap kamu segera datang untuk memintaku agar menemani hari-harimu.

Oleh Sebab Itu, Jangan Terlalu Lama Membuatku Menunggu, Jika Memang Sudah Siap, Datanglah

Jangan membuat penantianku ini terasa begitu sia-sia, dengan kamu masih menunda untuk datang dan melamarku. Apalagi aku sudah terlalu sering mendapatkan pertanyaan dari orang tuaku. Aku berbeda denganmu, aku seorang wanita dan wanita yang tak kunjung menikah sangat dikhawatirkan orang tuanya. aku ingin terus setia dan menunggumu, tapi aku juga bingung alasan apa lagi yang harus aku berikan kepada orang tuaku untuk ikut sabar menunggumu datang dan melamarku. Jadi lebih baik segera datanglah dan menemui mereka, jika kamu sudah siap.

Bukan Kamu Saja Yang Akan Meyakinkan Orang Tuaku Untuk Memberi Persetujuan, Aku Pasti Juga Membantumu

Jika kamu masih takut menemui mereka, karena takut ditolak, karena dianggap belum mampu. Jangan khawatir, aku akan membantumu untuk meyakinkan orang tuaku bahwa kamu adalah pendamping yang baik dan ideal buatku. Aku akan berusaha membujuk mereka sebagaimana anak membujuk orang tuanya. lagipula aku yakin orang tuaku hanya khawatir pada kebahagiaanku, jadi mereka terlihat begitu pemilih dan memberikan kamu banyak pertanyaan.  Tapi dalam hati mereka, sebenarnya mereka hanya ingin aku mendapatkan suami yang baik dan yang mau bekerja keras, saat aku yakinkan kamulah orangnya, mereka pasti akan luluh dan menyetujuinya.

Dan Jika Kamu Khawatir Pada Masa Depan Kita, Aku Pasti Ikut Berjuang Denganmu, Aku Tidak Akan Berpangku Tangan. Karena Itulah Gunanya Aku Mendapatkan Pendidikan Yang Baik

Kamu tahu aku disekolahkan, aku mendapatkan pendidikan yang baik yang diberikan orang tuaku, itu bukannya tanpa alasan dan berakhir begitu saja setelah aku menikah denganmu. Dan membuatmu menyelesaikan semua masalah finansial dalam keluarga kita. aku menyadari sejak awal saat kita memutuskan untuk bersama, bahwa kamu pasti membutuhkan bantuanku untuk memenuhi kehidupan kita berdua. aku pasti akan membantumu dengan ilmu yang aku miliki. Asalkan kita mau berjuang bersama, semuanya pasti baik-baik saja.

Jika Saja Itu Memungkinkan dan Benar Di Mata Masyarakat Kita, Mungkin Aku Yang Akan Datang Melamarmu, Untuk Membuktikan Keseriusanku, Sayangnya Itu Tidak Mungkin.

Kita tidak hidup sendiri di dunia ini, kita hidup bermasyarakat dan apapun yang kita lakukan pasti mendapatkan komentar sendiri dari masyarakat. Ok, mungkin aku dan kamu tidak akan peduli apa kata mereka, namun bagaimana dengan keluarga dan orang tua kita? jadi aku tidak akan mungkin bisa datang kepadamu untuk melamar kamu terlebih dahulu, karena sebagai kodratnya laki-laki yang akan bertanggung jawab pada kehidupan wanitanya, yang akan mengurusnya dengan baik. Maka laki-laki datang dan meminta wanitanya pula dengan cara yang baik-baik. Jika ada sekalipun adat yang menganjurkan wanita yang terlebih dahulu melamar, itu pasti sudah direncanakan sebelumnya, jadi tidak akan ada yang namanya penolakan. Caraku untuk menunjukkan keseriusan dan kesetianku tak lebih dengan setia dan sabar menunggu datang kepadaku.

Aku Hanya Bisa Berharap dan Berdoa, Bahwa Tuhan Akan Meyakinkan Hatimu Untuk Bisa Datang dan Melamarku

Tidak ada daya dan upaya lain yang bisa kulakukan selain dengan berdoa kepada Tuhanku agar bisa meyakinkan hatimu. Agar kamu tidak ragu lagi untuk segera datang dan melamarku. Akupun akan terus meyakinkanmu secara langsung dan tidak berhenti mengatakan bahwa semuanya akan tetap baik-baik saja. Namun akupun tidak akan bisa memaksamu, apalagi menuntut, karena aku tahu itu hanya akan membuatmu semakin menjauh bahkan takut sendiri. Sungguh hanya bisa lewat doa di malam-malamku, aku berdoa semoga kamulah yang akan datang dan melamarku.

Karena Aku Tidak Ingin Laki-Laki Lain Yang Datang, Hatiku Sudah Terlanjur Kutetapkan Kepadamu, Sehingga Harapanku Begitu Tinggi

Aku selalu berdoa agar kamulah yang nanti menjadi akhir buatku, yang menjadi ayah dari anak-anakku dan yang akan melewati masa tua bersamaku untuk tetap saling berbagi baik di dalam suka maupun duka. Aku berharap hanya kepadamu, bukan kepada laki-laki lainnya. jadi jangan kecewakan aku dengan membuat aku begitu lama berharap kepadamu. Jangan kecewakan aku, sehingga mau tidak mau aku harus memilih laki-laki lain yang lebih siap untuk meminangku. Karena harapanku untuk bersamamu sudah sangat tinggi dan aku ingin benar-benar mewujudkannya. Wss d