Monday, 28 November 2016

Untukmu Yang Kusemogakan, Semoga Kita DiPertemukan dan Dipersatukan Dalam Kebaikan.

loading...

Aku mencintaimu, tapi tak tahu bagaimana caranya mengungkapkan rasa ini. Aku menginginkanmu, tapi aku tahu jika aku mengungkapkan sekarang akan ada hati yang terluka. Akan ada yang menangis dengan kebahagiaanku, yaitu orang yang sama yang mencintaimu. Sehingga aku memilih untuk diam saja meskipun diam itupun terasa begitu menyakitkan dan menyesakkan. Tapi aku ingin terus percaya, bahwa rasa yang kumiliki tidaklah berakhir dengan sia-sia. Kamu akan mencintaiku sebagaimana aku selalu menyebutmu dalam doamu. Kamu yang selalu aku semogakan.

Meskipun Kita Jauh Dan Aku Belum Ada Disisimu, Semoga Kamu Selalu Merasakan Cinta Dan Ketulusanku Untukmu

Aku tidak berani hanya sekedar dekat denganmu, aku takut rasa untuk memilikimu membuatku tak tahan dan lupa pada tujuan awalku yaitu lebih memantaskan diri buatmu. Jadi meskipun sekarang kita berjauhan, sekarang kita tak lagi bisa bersama dalam-dalam waktu ini, aku berdoa, kamu tetap bisa merasakan ketulusan dalam cintaku, kamu tetap merasakan rasa perhatian dan peduliku meskipun hanya lewat untaian doa ini.

Semoga Jodohku Itu Kamu Yang Aku Semogakan

Aku tidak tahu dan belum menemukan dengan pasti siapa orang yang akhirnya menjadi akhir buatku. Apakah itu kamu atau orang lain yang bisa jadi mengisi hari-hariku nanti. Apakah aku bisa terus bertahan dan bersabar untuk selalu setia menunggumu. Aku juga tidak tahu. Tapi setidaknya aku masih terus berjuang hingga sekarang dalam membuktikan diriku. Karena aku berharap memang akulah orang yang akan menemanimu nanti. Dan semoga kamu yang aku semogakan memang menjadi akhir bagiku dan jodohku baik di dunia ini ataupun diakhirat kelak

Aku Tidak Ingin Mencintaimu Dalam Kemaksiatan, Aku Ingin Mencintaimu dalam Kebaikan, Sebaik Yang Kuharapkan Untuk Bersamamu

Kamu tahu, aku sebenarnya sangat ingin melakukan hal yang sama seperti mereka yang lainnya, berjalan bersama, bergandengan bersama. Lebih dekat dan tertawa bersama seakan dunia ini hanya milik kita berdua. dan tidak ada yang akan bisa memisahkan kita sebanyak apapun usahanya. Tapi aku tahu itu salah, aku tidak ingin membawamu dalam lingkar dosa yang tak pernah bisa dimaafkan. Cukup untuk sekarang aku akan hanya menyebutmu dalam doaku dan memberikan perhatian sebagai wujud ketulusanku. Karena aku ingin tidak hanya menjadi baik buatmu, tapi untuk kita nanti kelak.

Dan Saat Bertemu Denganmu, Aku Tidak Ingin Merasakan Jatuh dan Sakit Saat Mencintai. Tapi Aku Ingin Merasakan Kebahagiaan Dalam Kehalalalan Itu

Bukan hanya sekedar pacaran yang aku inginkan darimu, tapi hubungan yang lebih serius pada tingkat yang halal dan sudah tak ada lagi larangan. Dalam sebuah pernikahan yang syah baik dimata agama maupun negara. Dan di sucikan dengan doa-doa dari orang yang baik dan beriman yang selalu menyertai kita. Aku tidak ingin ditulis sebagai pacarmu tapi kekasih halalmu. Akupun tidak mau merasakan yang namanya sakitnya dikhianati atau disakiti dan aku tidak perlu merasa takut kehilangan, karena kamu memang adalah akhir bagiku.

Aku Berdoa, Meskipun Aku Tidak Bisa Dekat Denganmu Sama Seperti Mereka Yang Ada DiSekeliling, Semoga Aku Yang Akan Membawa Kebaikan Untukmu

Aku mungkin tidak bisa memberikan perhatian buatmu sama seperti mereka yang ada disekelilingmu sekarang. Aku mungkin tidak bisa memperlihatkanmu secara langsung betapa aku berharap bahwa kamu adalah akhir bagiku. Namun, bukan berarti aku akan menyerah atau mundur dalam mencintaimu. Malah dalam kekuranganku untuk bisa dekat denganmu, aku akan menunjukkan bahwa diriku memang pantas buatmu. dan kesetiaanku lebih besar daripada mereka, karena aku mencintaimu dalam rasa sabar dan setia menunggumu. Dan nantinya saat kita sudah bisa bersama akan aku tunjukkan bahwa aku memang yang terbaik buatmu

Dan Tuhan Akhirnya Akan Mempertemukan Dan Menyatukan Kita Dalam Kebaikan, Bukan Dalam Limpahan Dosa


Kamu tahu bahwa dosa itu tidak bisa dibayar dengan begitu mudah, hanya Tuhan yang tahu kapan manusia itu bisa terampuni, oleh sebab itu aku lebih memilih untuk menghindari dosa, apalagi untuk seseorang yang kuharapkan akan menjadi akhir bagiku. Aku hanya bisa berharap dan yakin bahwa Tuhan akan mempertemukan dan menyatukan kita dalam keadaan yang baik serta dalam kebaikan. Sehingga hubungan dan keturunan kita nantinya, juga akan menjadi orang-orang yang baik, sebaik kita saling menjaga diri.