Saturday, 29 July 2017

Gak Perlu Takut Atas Penilaian Orang Lain Terhadap Kamu. Itu Cuma Katanya...

loading...

Dari banyak orang yang berinteraksi dengan kita. Pasti ada satu atau lebih diantaranya yang tidak suka kepada kita. Entah tidak suka pada sikap kita, perbuatan, cara bicara, cara berpenampilan hingg tak suka karena tak suka begitu saja. Bisa juga jika kita tak sengaja menganggu atau menyakiti orang itu tanpa kita sadari. Sehingga ada rasa benci atau tak suka yang pasti kita alami.

Kebencian Itu Pasti Ada, Rasa Iri, Tidak Suka, Terganggu Hingga Tersakiti Meskipun Hanya Sebiji Gandum Tetap Menimbulkan Kebencian. 

Namanya manusia pasti adalah perasaan tidak suka terhadap sesuatu. Bahkan kamu sendiri sekalipun. Hal itu wajar, apalagi kebencian bisa datang darimana saja dan kapan saja. Jadi jangan kaget jika ada yang membencimu, tanpa kamu merasa telah melakukan hal yang salah.

Jangan Takut Saat Ada Yang Membencimu, Kamu Bukan Hidup Dari Mereka. 

Kamu gak hidup dari mereka kan? Gak minta beras atau makanan sama mereka kan? Jadi gak usah takut saat mereka mulai menggunjing hal buruk kepadamu. Anggap saja itu hanya kicauan burung semata. Hidup kamu bebas, jangan sampai terenggut karena orang yang tidak suka sama kamu.

Lagian Toh Baru Katanya. Gak Ada Bukti Kamu Tidak Baik. Bahkan Kamu Harus Tetap Berusaha Untuk Menjadi Baik dan Membuktikan Bahwa Omongan Mereka Adalah Kosong 

Gak usah marah sama Kerbau yang suka di cocol hidungnya. Alias sama orang orang yang hanya menilai penampilan seseorang dari omongan orang lain . Stay cool aja, dan buktiin bahwa semua omongan itu cuma omong kosong belaka. Asalkan kamu tidak melakukan suatu kesalahan tidak melanggar norma atau menganggu orang lain. Akhirnya semua pasti baik baik saja

Lagipula Kamu Berterimakasih, Atas Sikap Mereka Kamu Bisa Menjadi Lebih Sabar dan Intropeksi Diri, Agar Bisa Jadi Lebih Baik Dan Mereka Secara Sukarela Menjadi Penampung Dosamu 

Gak perlu khawatir saat banyak yang tak suka kepadamu, mencemoohmu atau bahkan menggosipimu. Asalkan kamu tidak salah, malah kamu harua bersyukur karena orang orang itu mau bersuka rela menampung dosa dosamu. Selain itu dengan adanya omongan dan kritika orang kepadamu dapat menjadi bahan intropeksi untuk jadi yang lebih baik.