Wednesday, 23 August 2017

Jangan Lupa Bahagia, Bagi Kamu Yang Masih Sibuk Membahagiakan Orang Lain

loading...

Buat kamu yang sekarang masih sibuk berjuang untuk kebahagiaan orang lain. Yang selalu mementingkan orang lain, lebih banyak dari dirimu sendiri. Jangan lupa, bahwa kamupun butuh kebahagiaan untukmu, jangan selalu mau mengalah, selalu mau ditindas dan selalu yang harus menangis. karena terkadang kitapun harus jadi egois untuk kebaikan kita sendiri, tanpa perlu menyusahkan orang lain.

Jangan Lupa Bahagia, Karena Hidup Ini Tentang Kamu, Bukan Dia Atau Orang Lain. 

Kebahagiaan itu berada di tangan kamu sendiri, kamu sendiri pula yang memutuskan apakah kamu ingin bahagia atau tetap berada dalam kesedihanmu itu. Ini bukan hidup orang lain tapi tentang kamu dan dirimu. Lalu mengapa kamu harus membiarkan dirimu sendiri dalam kesedihan.

Jangan Lupa Bahagia, Bahkan Saat Kamu Berkata Bahwa Kebahagiaanmu Dengan Membuat Dia Bahagia 

Yakinkah kamu saat melihat dia bahagia karenamu tapi tidak bersamamu. Yakinkah kamu akan baik baik saja melihat dia tersenyum dengan orang lain, yakinkah kamu bahwa memang kamu bisa bahagia saat melihat dia bahagia tanpamu dan tak peduli padamu. ya.. memang benar kebahagiaan paling sederhana adalah melihat orang orang yang kita sayangi itu bahagia. Tapi mereka bahagia karena menghargai apa yang kamu lakukan. bukan tetap bahagia tapi lupa bahwa ada kamu yang sedang berjuang memberik kebahagiaan itu.

Jangan Lupa Bahagia, Meskipun Hanya Sedikit Senyummu, Cukup Untuk Mengobati Saat Kamu Terluka

Bukankah kita berjuang dan berusaha untuk menemukan suatu kebahagiaan. Saat kita berdoa kita selalu meminta yang terbaik yang akhirnya akan memberikan sebenar benarnya kebahagiaan kepada kita. Jadi temukan kebahagiaanmu dan lihatlah lebih banyak orang yang mencintaimu dan ingin membuat kamu tersenyum. dan saat kamu terluka maka kebahagiaan itu pasti akan mampu mengobatinya.

Jangan Lupa Bahagia, Jangan Melulu Tentang Orang Lain. Kamu Sendiri Yang Memilih Dan Menjalani Susah Senangnya Kehidupanmu. 

jika dia memanh tak bisa peduli, carilah yang peduli, jika memang dia tak mampu menghargai cukup lupakan. Masih banyak orang yang membutuhkanmu dan siap membahagiakanmu. kamu tak perlu berpayah payah membahagiakan orang lain yang tak bisa memghargai itu. cukup tersenyum dan katakan bahwa ini hidupmu dan kamu pantas untuk bahagia.