Friday, 27 October 2017

Jangan Jadikan Cinta Sebagai Tolak Ukur, Karena Cinta Itu Mudah Datang Dan Mudah Pergi

loading...

Jika sekarang kamu bertanya pada pasanganmu "Apakah kamu mencintaiku?", maka dia pasti akan menjawab "Ya, aku begitu mencintaimu, kamu adalah orang yang begitu berharga dalam hidupku, Aku rela memberikan apapun pada dirimu bahkan hidupki". Namun cobalah kamu tanyakan lagi pertanyaan yang sama kepadanya, beberapa tahun, bulan atau mungkin beberapa hari lagi, apakah dia akan menjawab yang sama, atau sama dengan ekspresi dan semangat yang berbeda atau malah jawabannya sangat mengecewakan. karena itula cinta, dia mudah datang dan mudah pergi. jadi jangan jadikan patokan dalam suatu hubungan.

Cinta Itu Sudah Hadir Saat Pengenalan, Namun Belum Sampai Tahap Penerimaan

ada berbagai alasan kenapa cinta itu mudah datang dan mudah pergi. Saat dia baru berusaha memperjuangkanmu, maka dia akan berusaha untuk mengenalmu. dia akan tahu apa saja makanan favoritmu, warna kesukaanmu hingga musik apa yang suka kamu dengar. Dia ingin mengenalmu lebih dalam dan ingin kamu tahu itu. Namun setelah dia mendapatkanmu, maka selain mengenal dia juga harus mau menerima dirimu, yah disinilah ujian cinta itu dimulai. saat dia tahu karaktermu, yang mungkin dia tidak suka, dia menjadikan itu sebagai alasan meninggalkanmu, saat dia tahu kamu punya kekurangan ini dan itu, dia tidak bisa menerima itu dan memilih pergi.

Karena Begitulah Cinta Dia Mudah Datang Dan Pergi Sesuka Hatinya, Secepat Dia Mencintaimu, Secepat Itu Pula Perasaan Itu Pudar. 

Jangan selalu mudah menyalahkan seseorang yang pergi dalam hidupmu. bagaimanapun cinta itu memang tidak bisa dipegang,sama halnya dengan janji, keduanya abstrak dan hanya dikenali lewat lidah yang tak bertulang. bahkan terkadang tanpa perlu pembuktian. Jangan jadikan cinta sebagai pegangan hidupmu, biar saja itu mengalir dan menemukan arahnya sendiri.

Daripada Cinta, Berpeganglah Pada Komitmen Yang Kalian Sepakati, dan Buat Hubungan Menjadi Lebih Kuat dan Terbuka Tanpa Ada Paksaan. 

karena cinta tidak bisa kita pegang, sering berubah dan naik turun, lalu apakah yang bisa menjamin hubungan akan tetap berjalan baik? lebih tepatnya komitmen untuk bersama, komitmen yang disepakati bersama dan menjadikan hubungan lebih baik. bahkan saat cinta sedang dalam posisi naik turun sekalian, komitmen akan kembali menguatkan cinta itu. Karena ingin menjaga komitmen dalam hubungan itu pulalah seseorang bisa berubah menjadi lebih baik.

Dan Bagaimanapun Cinta Tak Bisa Disalahkan, Saat Akhirnya Dia Memilih Pergi Maka Itu Bukan Sepenuhnya Kesalahannya. 

Sering saat kamu mencintai seseorang, sudah memperjuangkannya, dan memberikan begitu banyak ketulusan. Dia malah memilih pergi dan seakan menyia nyiakan perjuangan dan ketulusanmu. Lalu apa lagi? kamu bisa menangis dan mengatakan bahwa mungkin hidup ini tak adil. tapi kamu tak bisa menyalahkan cinta itu. karena begitulah cinta, dia mudah datang dan mudah pergi. saat hari ini dia begitu mencintaimu akan ada waktunya saat dia ternyata memilih pergi dari hidupmu.