Thursday, 30 November 2017

Perempuan Memang Suka Cokelat dan Es Krim, Tapi Lebih Suka Kepastian

loading...
Oleh Ika Tusiana

Cokelat dan Es krim yang kamu belikan buat kami untuk membuat kami senang memang menyenangkan. Apalagi jika semua hal yang kami butuhkan berusaha kamu dapatkan dan perjuangkan. Namun sayangnya, bukan itu semua yang kami harapkan. Kami lebih senang saat kamu memberikan kepastian pada hubungan ini. Kamu datang dan melamarku di depan orang tuaku.

Tidak Usah Berjuang Banyak Banyak Dan Berlama Lama. Kami Hanya Ingin Kamu Membuktikan Keseriusanmu Dengan Meminang Kami. 
Menyenangkan memang saat melihat kami para perempuan begitu diperjuangkan. Banyak pengorbanan yang kamu berikan pada kami untuk membuat kami bahagia dan merasa bahwa kamu serius. Namun jika itu berjalan begitu lama, sebanyak apapun itu, pasti akan terasa hampa. apalagi jika kamu tak kunjung meminang kami.

Karena Perempuan Tak Bisa Meminang, Kami Yang Harus Sabar Menunggu Kedatanganmu. 
Meskipun kamu sekarang menunjukkan bahwa kamu sedang berjuang dan serius. Tak ada yang menjamin kamu akan tetap menjadi pendamping hidup yang sebenarnya sebelum kamu meminang wanita yang kamu cinta. Sedangkan kami para perempuan begitu takut kehilanganmu dan selalu khawatir kamu berpaling. Andaikan kami bisa meminang, mungkin kamilah yang akan datang kerumahmu untuk meminangmu.

Bukannya Kami Tak Sabaran Menunggumu, Tapi Waktu Terus Berjalan. Kami Juga Butuh Kepastian Akan Keseriusanmu. 
Waktu terus berjalan, usia terus bertambah, orang tua mula khawatir melihat anak perempuannya belum nikah nikah. Sehingga bukan maksud kami untuk tidak bisa sabar dan menunggu. Sabar ada batasnya, menunggu ada waktunya. Kami juga butuh kepastian kapan tepatnya kamu melamar kami. bukan nanti dan nanti.

Bukan Lagi Cokelat Dan Es Krim Yang Kami Inginkan Tapi Kepastian Yang Jelas Darimu. 
Tidak usah lagi membelikan cokelat, es krim, bunga atau boneka. Lebih baik tabunglah semua uang itu untuk menambah biaya pernikahan dan lamaran. Karena kami lebih suka kamu cepat cepat melamar daripada memberikan kami barang barang mahal.

Apalagi Jika Ada Orang Lain, Yang Jelas Siap Meminang, Apakah Kami Masih Harus Menunggumu Yang Tak Pasti? 
Cinta ini memang milikmu, hati ini memang isinya ada kamu. Tapi saat ditanya kamu kapan ketemu orang tuaku? dan dengan entengnya kamu jawab nanti nanti saja. Maka lama lama cinta ini akan luntur karena ketidak pastian itu. Jadi jangan salahkan aku jika akhirnya aku lebih memilih orang lain yang terlihat lebih serius. bahkan langsung datang kerumah untuk melamar. Katakan padaku, apakah aku harus menolak dia yang serius denganku dan tetap menunggu orang yang tak pasti sepertimu?. kamu tahu perempuan memang suka dimanja dan diberikan ini itu. Tapi mereka lebih suka kepastian.