Saturday, 31 March 2018

Benci Boleh, Tapi Bodoh Dengan Menyebarkan Kebencian Hingga Menfitnah. JANGAN !!!

loading...
Kalo bisa sih ya jangan membenci, cobalah untuk memaafkan meskipun sebanyak apapun kebencianmu dan luka yang kamu rasakan. Tapi bagaimanapun sebagai manusia biasa yang penuh dengan kekhilafan, tentu rasa benci itu pasti ada, karena bagaimanapun itu adalah rasa yang manusiawi. Yang salah apabila karena kebencian itu, malah membuat kericuhan dengan menyebarkannya kepada orang lain, hingga menyebar fitnah. Karena itu berarti tanda tanda orang bodoh.

Benci Itu Boleh, Tapi Yang Salah Jika Kebencian Itu Membuat Kita Lupa Untuk Memaafkan 

Sebuah nasehat mengatakan, bahwa seorang yang kuat bukanlah orang yang bisa mengalahkan orang lain, ataupun yang berotot kekar. Justru orang kuat adalah orang yang bisa mengalahkan dirinya sendiri, khususnya nafsu dan emosi. Dan kebencian adalah salah satu emosi dan nafsu yang harusnya kita lawan dengan cara memaafkannya. Sehingga saat kebencian itu ada, yang harus kita lakukan adalah mencoba memaafkan diri dan hati kita dahulu. Karena telah memendam kebencian, baru setelah itu memaafkan orang lain.

Benci Boleh, Yang Bodoh Adalah Membuat Cerita Palsu Untuk Menfitnah Yang DiBenci 

Kita boleh membenci orang lain, tapi itu urusan kita dengan orang yang kita benci. Tidak perlu membawa bawa orang lain dalam kebencian kita. Hingga mengarang ngarang cerita agar orang yang kita benci ikut dibenci oleh orang lain. Orang memang mungkin akan percaya dengan yang kamu katakan, karena mereka merasa ikut bersolidaritas sebagai kawan, Tapi Tuhan tak pernah tidur. Kamu bisa mengarang apapun. Tapi kebenaran tetap yang akan terungkap.

Bodohnya Lagi, Yang DiAjak Membenci, Ikut Ikutan Membenci, Karena Mendengar Cerita Orang Lain. Bukannya Malah Mengingatkan Temannya Agar Belajar Memaafkan, Tapi Malah Menyulut Api Di Hati Yang Sudah Panas. 

Seperti kumpulan orang dungu dan bodoh, yang satu menyebarkan kebencian, yang lain mengiyakan seperti kerbau yang cucuk hidungnya. Padahal teman yang baik, tidak hanya ikut merasakan penderitaan sahabatnya, tapi harusnya mengingatkan agar sahabatnya tidak berjalan kearah yang salah.

Jika Memnag Kamu Membenci Cukup Simpan Kebenciamu Untuk Dirimu Sendiri, Jangan Jadi Bodoh Dengan Membiarkan Kebencianmu Menguasai Dirimu, Hingga Mengajak Orang Lain Ikut Membenci

Yang namanya orang pintar adalah orang yang mengutamakan perdamaian, yang lebih suka memaafkan. Lalu apakah mereka pernah membenci, tentu saja pernah. karena rasa itu pasti muncul dalam hati, Tapi bukan berarti karena kebencian itu mereka menjadi brutal dan membuat kerusuhan dengan sama sama mengajak membenci. Cukup simpan kebencianmu dan doakan agar kamu bisa menghilangkan kebencian itu dalam hatimu.

Karena Kita Tidak Pernah Tahu Siapa Saja Yang Paling Baik Dan Yang Kita Butuhkan, Bisa Jadi Yang Kamu Benci Ternyata Menyelamatkanmu Dari Penderitaan

Kita tak pernah tahu masa depan, hari ini yang paling dekat dan paling baik. belum tentu akan menjadi paling baik kedepannya. Dan yang paling kita benci, mungkin akan menjadi yang kita butuhkan nantinya. Oleh sebab itu kita diajarkan untuk berprasangka baik kepada setiap orang. Karena bisa jadi yang kamu benci sekarang, sebenarnya sedang atau sudah menyelamatkanmu dari penderitaan. Tetap berpikir positif saja.