Thursday, 28 September 2017

Bagaimana Mungkin Aku Mengungkapkan Perasaan Ini, Saat Aku Tahu, Sudah Ada Dia Disisimu

loading...

Aku memilih mencintaimu dalam diam bukan karena aku terlalu takut untuk mengungkapkan perasaanku. Aku memilih mengagumimu dari jauh dan hanya mengidamkan dirimu lewat mimpi, bukan karena aku tak mampu untuk menerima jika kamu menolakkku. Namun apalah daya diriku. Yang mencintaimu namun tahu bahwa dirimu sudah dimiliki orang lain, dan aku tak tahu bagaimana cara terbaik untuk menyampaikan perasaan ini, karena sudah ada dia yang mampu membuatmu tersenyum dan berada disisimu.

Ajari Aku Untuk Mengungkapkan Rasa Ini, Agar Tidak Ada Dari Kita Yang Tersakiti, Hingga Saling Membenci

Perasaan ini memang sangat dalam, dan terkadang membuatku tak nyaman dan tak kuasa untuk menyimpannya sendiri. Namun aku hanya tidak ingin ada seseorang dari kisah ini yang terluka. Bahkan jika itu dirinya yang seharusnya aku benci. Tapi tidak, aku tidak ingin rasa cintaku menyesatkanku, dirimu dan dirinya dalam kebencian. Biarlah hatiku yang terluka melihat dia bersamamu. Jadi ajarilah aku cara menyampaikan perasaan ini, agar tak membuat diriku semakin sakit dan terluka.

Aku Juga Tak Ingin Kamu Menjauhiku Hanya Untuk Menjaga Perasaanku, Aku Tetap Ingin Bisa Melihatmu, dan Tersenyum Kepadaku. 

Bagiku bisa berada didekatmu, belajar banyak bersamamu sudah lebih dari cukup untuk membuatku merasa bahagia. Aku tetap ingin mencintaimu dan tidak ingin kehilangan sosokmu. Jadi daripada aku tak tahu bagaimana sikapmu saat aku mengungkapkan perasaan ini, aku memilih diam saja. Aku takut jika aku mengatakannya, kamu malah akan menjauj dari hidupku, kamu malah akan pergi karena ingin menjaga perasaanku.

Meskipun Harus Begini, Aku Bersyukur Masih Bisa Mencintaimu, Aku Bersyukur Masih Bisa Berusaha Menjadi Yang Terbaik Untukmu.

Bagiku mencintaimu dan mengagumimu adalah suatu kebahagiaan sendiri dalam hidupku, meskipun kamu bukan menjadi milikku, dan kamu pun tak akan pernah tahu tentang perasaan yang aku miliki itu. Aku tetap senang dan bahagia, karena setidaknya aku tetap berusaha menjadi yang terbaik untukmu, berusaha terus memberikan semangat kepadamu dan tak lelah untuk mendukungmu dari jauh.

Aku Tak Pernah Menyalahkan Dirimu Atau Dirinya Atas Perasaan Ini, Aku Mencintaimu Atas Inginku Dan Aku Tahu Aku Harus Siap Menerima Rasa Sakit Itu. 

Mungkin aku sedikit kecewa saat kamu tak memilihku dan itu adalah hal lumrah yang harus dirasakan oleh setiap orang yang patah hati, tapi bukan berarti karena itu aku harus punya alasan untuk membencimu, atau alasan untuk tidak menyukai dia yang berada disisimu. Aku sadar mencintaimu adalah sepenuhnya inginku dan perasaan yang aku punya dan saat itu tak berbalasa, bukan dengan menyalahkan orang lain pelampiasannya.

Jadi Biarkanlah Aku Tetap Mencintaimu Dan Menunggumu Dalam Kesendirian Hingga Rasa Bosan dan Lelah Menghampiriku. Atau Tuhan Menyadarkanmu Bahwa Ada Aku Yang Mencintaimu Selama Ini. 

Meskipun kamu tak tahu tentang perasaanku, meskipun sekarang mungkin kamu hanya menganggapku sebagai teman baik hingga adik kecil, tak masalah buatku. Aku terima itu dengan penuh kebahagiaan. Rasa sakit yang aku terima saat sadar bukan diriku yang berada disampingku, seketika hilang saat kamu memuji karyaku dan memberikan semangat agar aku terus jadi yang terbaik. Jadi biarkan saja rasa itu tetap ada dihatiku, aku akan terus mencintaimu dan menunggumu, hingga kamu sadar akan perasaan itu. Atau hingga aku sendiri yang lelah dan memutuskan untul berhenti mencintaimu dan merelakan kebahagiaanmu. Seseorang yang kucintai dalam diamku.