Tuesday, 18 September 2018

Jika Sayang, Jangan Buat Dia Menangis, Karena Kamu Akan Menyesal Saat Ada Orang Lain Menghapus Air Matanya

Kesal, marah, kecewa dalam hubungan adalah hal yang lumrah dalam suatu hubungan. Karena pasti banyak masalah yang muncul dalam menyatukan dua insan yang berbeda. Tapi bukan berarti hanya karena emosi sesaat itu, lalu kamu balik mengecewakan pasanganmu. Karena mungkin saat kamu sadar akan kesalahanmu, sudah ada orang lain yang menghapus air matanya.


Jika Sayang, Berkatalah Dengan Lembut. Jangan Biarkan Pasanganmu Terluka Karena Ucapan Yang Kasar 

Penting, jangan pernah remehkan komunikasi dalam hubungan. Karena dari komunikasi yang nyambung itu juga yang menjamin hubungan akan berjalan dengan langgeng. Selain itu juga, jika kamu sayang dengan pasanganmu, jangan pernah membuatnya terluka dengan kata kata kasar. Ingatlah bahwa kamu sedang berhadapan dengan orang yang berharga bagimu.

Jangan Pernah Mengabaikan Orang Yang Kamu Sayang. Perhatianmu Sederhana Apapun Sangat Berharga Baginya

Meskipun hanya sederhana, jangan pernah berhenti untuk menunjukkan bahwa dia adalah orang berharga untukmu. Saat dia berjuang - kalian berjuang bersama, selalu limpahkan perhatianmu lebih padanya. Karena dia adalah orang yang paling istimewa dalam hidupmu.

Semarah Atau Sekewa Apapun Dirimu. Peluklah Dia Dalam Dekapanmu. Kamu Tahu Sejak Awal Bahwa Dia Bukan Orang Yang Sempurna. 

Dia pasti berbuat kesalahan. Itu pasti. Karena dia pun hanya manusia biasa yang tak bisa luput dari dosa dan khilaf. Jadi janga  terburu buru merasa kecewa dan menyalahkannya. Peluklah dia. Pikirkan kembali alasan kamu memilihnya, pikirkan kembali semua perjuangan yang telah kalian lewati bersama.

Karena Kamu Harus Tahu, Bahwa Mungkin Saja Ada Orang Lain Yang Ingin Menempati Posisimu Di Hatinya 

Jangan jadi bodoh jika berpikir bahwa dia tidak mungkin mendapatkan yang lebih baik dirimu. Kamupun juga bukan manusia yang sempurna. Pasti ada beberapa hal darimu yang membuatnya tak nyaman hingga kecewa. Namun dia menyembunyikan semua itu karena ingin mempertahankan hubungan. Jadi jangan membuatnya terluka, karena sama saja kamu memberi celah bagi orang lain untuk membuatnya nyaman.

Jagalah Orang Yang Kamu Sayang, Jagalah Semampumu Dan Sebaik Mungkin

Sayangnya penyesalan itu selalu datang di akhir, saat awalnya kamu menyia nyiakan orang yang kamu sayang. Lalu dia memilih pergi darimu dan menemukan orang lain. Kamu baru sadar betapa berharganya dirinya untukmu. Jadi selagi Tuhan memberikan kesempatan untuk bisa bersamanya, jagalah dan bahagiakan dia sebaik mungkin.

Saturday, 15 September 2018

Jangan Buka Hati Jika Belum Ingin Serius Dan Jangan Beri Harapan Jika Hanya Meninggalkan Luka

Masalah hati itu adalah perkara yang sensitif, sedikit saja hati terluka, butuh penyembuhan yang tak mudah dan lama. Berbeda dengan luka badan yang mudah disembuhkan, luka hati lebih sulit hingga bisa berujung pada stress dan frustasi. Sehingga lebih baik untuk menjaga hati sebaik mungkin agar tak terluka, dengan tak mudah membuka hati dan membiarkan orang lain merasa memiliki hatimu jika kamu belum siap untuk serius. Juga tidak memberi harapan yang hanya akan melukai hati orang lain.


Jika Belum Ingin Serius Jangan Berikan Hatimu Pada Seseorang. Karena Nantinya Kamu Akan Sakit Hati Saat Dia Pergi Karena Lelah Berjuang Untukmu

Ini lebih banyak untuk para wanita yang memberikan hatinya pada seorang pria. Tahu gak, kenapa akhirnya sang pria meninggalkanmu padahal kamu sudah memberikan hatimu. Karena kamu tidak menunjukkan keseriusan dalam hubungan. Ok, kamu memang mencintainya, tapi jika kamu belum sanggup untuk diajak serius, maka lebih baik jangan mudah buka hatimu untuk seseorang. Karena seorang pria pun pasti akan lelah jika diminta untuk terus berjuang untukmu.

Untuk Pria, Jangan Suka Memberi Harapan Dan Janji, Ingatlah Yang Kamu Janjikan Akan Dimintai Pertanggungjawaban Nanti Lewat Karmamu 

Untuk pria, jika memang kamu belum sanggup meminang, maka jangan pernah mencoba masuk dalam hati orang lain. Apalagi cara kamu mendapatkan hatinya dengan janji janji manis dan harapan yang tak nyata. Karena sesungguhnya semua janji dan kata kata manis yang kamu berikan, saat kamu tak sanggup untuk menepatinya. Semuanya akan dibalas dengan karmamu nanti.

Sebelum Membuat Hubungan, Lebih Baik Benahi Niat Untuk Benar Benar Serius Sampai Akad

Masalahnya banyak yang membuat hubungan hanya untuk bermain main, atau sekedar menjajal hati seseorang. Padahal hubungan itu sama sekali tak ada niat untuk serius. Jadi sebelum kamu berpikir untuk masuk dalam kehidupan orang lain. Benahi dulu niatmu. Saat kamu memang telah siap untuk serius maka terimalah hubungan itu, saat kamu memang yakin bisa memenuhi harapan dan janji yang kamu berikan barulah ciptakan hubungan itu.

Dan pastikan bahwa hubungan itu akan berakhir di akad pelaminan.

Karena Masalah Hati Itu Begitu Serius. Sekali Di Lukai Akan Begitu Sulit Menyembuhkannya

Jangan bermain main dengan hati dan hidup orang lain. Untuk kamu mungkin itu hanyalah masalah sepele. Tapi untuk yang kamu sakiti, bisa jadi hal yang sangat berat. Bahkan banyak sekali kasus bunuh diri yang disebabkan oleh masalah hati.

Jadi Lebih Baik Jagalah Hatimu Sebaik Mungkin Dengan Tidak Mudah Membuka Hati Jika Belum Ingin Serius Dan Tidak Memberi Harapan Pada Orang Lain.

Cinta mudah hadir karena kamu membuka hatimu pada harapan harapan yang diberikan oleh orang lain. Padahal kamu sama sekali belum bisa atau punya keinginan untuk serius. Hal ini pasti mengecewakan bagi mereka yang sudah berniat serius padamu. Dan jangan mudah memberi harapan palsu lewat janji janji palsu. Ingatlah untuk jangan masuk hidup orang lain jika hanya untuk meninggalkan luka

Bukannya Tak Peduli, Hanya Pura Pura Tak Peduli. Agar Kamu Tahu Rasanya Diabaikan

Sekali saja cobalah kamu rasakan menjadi diriku yang merasa apapun yang aku lakukan untukmu, tidak ada gunanya. Cobalah sekali saja saat kamu meminta perhatian dariku maka aku akan pura pura tak peduli dan membuatmu kesal, juga mulai merasakan gimana rasanya diabaikan. Karena aku sadar, dalam hubungan ini aku terlalu memanjakanmu dengan perjuangan, dan perhatian yang berlebihan. Hingga tak bisa kulihat sama sekali ketulusan dalam matamu. Sehingga aku putuskan, biarlah sedikit membuatmu kecewa dengan sikap tak peduliku. Aku hanya ingin tahu sebatas mana kamu mencintaiku.


Aku Mulai Menyadari Bahwa Perhatianku Malah Membuatmu Tak Lagi Bisa Menghargai Cinta Itu 

Sungguh aku memberikan semua cinta dan perhatian itu tulus untukmu. Namun entah bagaimana disuatu titik, aku merasa lelah dan bosan dengan semua itu. Apalagi saat aku menyadari bahwa semua cinta dan perhatian itu malah membuatmu lupa bagaimana menghargainya.

Padahal Perhatian Dan Perjuangan Yang Aku Berikan Untuk Mempertahankan Hubungan Ini. Tapi Aku Tahu Hubungan Tidak Bisa Berjalan Sendirian

Aku tidak bisa berjuang sendiri, meskipun aku mampu. Karena hubungan dibentuk oleh 2 orang yang harus saling memperjuangkan. Sehingga aku takut semua perhatian yang membuatmu menjadi tak lagi bisa menghargai semua itu, lebih bersikap cuek dan seakan tak peduli. Malah menjadikan hubungan ini menjadi lebih rapuh.

Sehingga Akupun Mulai Pura Pura Tak Peduli, Karena Aku Tidak Ingin Terlalu Memanjakanmu Lagi

Aku mulai menyadari, meskipun kita berhubungan. Aku lebih banyak berjalan sendirian dalam mempertahankan hubungan ini. Oleh sebab itu aku ingin mengajarimu, aku ingin kamu kembali menjadi orang yang sama seperti yang aku kenal dulu. Aku ingin kamu tahu rasanya saat perhatian yang diberikan lalu diabaikan dan tidak dihargai.

Meskipun Sebenarnya Aku Takut Akan Kehilanganmu. Tapi Aku Sudah Siap Menerima Segala Resikonya

Ada banyak hal yang aku pikirkan sebelum aku memutuskan untuk tak lagi peduli, atau lebih tak tepatnya tak peduli. Salah satu kemungkinan terburuknya adalah aku akan kehilangan dirimu. Tapi bagaimanapun, aku telah siap dengan segala resiko yang terjadi. Lagipula aku percaya bahwa jika memang kamu jodohku, maka yang aku lakukan sekarang pasti membuatmu lebih baik.

Kamu Tahu Terkadang Aku Tak Bisa Menahan Untuk Tak Peduli, Apalagi Saat Melihatmu Kecewa Dengan Sikapmu. Tapi Percayalah Sikapku Ini Hanyalah Pura Pura. AGAR Kamu Tahu Rasanya Diabaikan 

Sering malah, aku sudah berniat dalam hati untuk tak meneleponmu, untuk tak mengajakmu bertemu untuk bersikap tak peduli saat kamu berada di sampingku. Tapi aku malah tak tahan, melihat rasa kecewa muncul di wajahmu. Namun aku tahu ini untuk kebaikanmu dan hubungan kita. Agar kamu lebih bisa belajar menghargai saat tahu rasanya diabaikan.

Mending Jadi Jomblo, Tapi Langsung Nikah. Daripada Pacaran Tapi Gak Nikah Nikah

Kadang bingung, apa sih yang dipikirkan oleh orang yang berpacaran selama bertahun tahun tapi gak nikah nikah. Jika ditanya selalu ada alasannya, entah belum siap, entah masalah finansial, atau alasan lainnya yang terasa kurang masuk akal. Padahal pacaran juga mengandung komitmen dan janji, yang seharusnya segera diseriuskan lewat pernikahan yang sakral. Jika diibaratkan pacaran yang g nikah nikah, itu seperti bikin anak.  Berani berbuat tapi g berani tanggung jawab. Berani Bilang Cinta, Tapi Gak Berani Lamar Ke Mertua.

Disisi lain, jadi jomblo meskipun akut terasa lebih terhormat daripada mereka yang diberi harapan yang tak pasti. Setidaknya jadi jomblo bisa fokus mengurus hal lainnya yang lebih penting daripada galau mikirin lamaran. Dan enaknya lagi jadi jomblo ada kemungkinan besar, langsung nikah tanpa pacaran lama lama.


Pacaran Tanpa Kepastian Itu Kayak Digantung. Yah Kalo Seminggu Sebulan Paling Lama Setahun. Kalo Digantung Seumur Hidup Gimana? 

Meskipun pacaran itu juga mengikatkan suatu hubungan, tapi jika diucapkan hanya lewat janji janji, hanya lewat kata manis. Sama sekali tak akan menjamin kelanggengan hubungan. Yang nikah aja bisa cerai meskipu  perceraiannya sulit. Apalagi yang masih pacaran? Hanya dengan kata putus, semua janji, semua perjuangan sudah tak ada artinya lagi. Lebih nyesek lagi jika g ada kata apa apa, tiba tiba menghilang begitu saja. Kamu sama saja sedang digantung seumur hidup, tanpa tahu pasti kapan si doi kembali.

Percayalah Jika Dia Menunda Nunda Menikahimu Dengan Alasan Apapun, Kamu Harus Siap Siap Sakit Hati. Karena Sudah Menjadi Tanda KetidakSeriusannya. 

Banyak banget program nikah gratis sekarang ini, nikah di KUA juga gratis. Lho yang penting kan syahnya, kalo resepsinya bisalah belakangan. Mentingin tabungan keluarga dulu. Ingat Jangan Nikah Karena Gengsi. Jadi jika alasan masalah finansial yang membuatnya tak kunjung melamar, maka itu adalah hal termunafik yang kamu dengar. Bukankah setidaknya dia punya pekerjaan, percayalah jika cinta asalkan cuma makan tahu tempe tetap nikmat disantap berdua.

Selain itu biasanya alasan belum siap ketemu mertua, atau alasan lainnya yang kadang gak wajar. Jika memang dia gak siap ketemu ortu kamu dan membuat komitmen, seharusnya dia juga g berani buat janji janji ke kamu.

Mending Jadi Jomblo Akut. Daripada Kamu Malu, Pacaran Bertahun Tahun, Udah Berjuang Banyak, Udah Ngasih Semua. Ee Ternyata Jodohnya Orang Lain 

Nyesek banget saat melihat orang yang sudah susah payah kita perjuangin, udah kita yakini jodoh kita bahkan udah memberikan segalanya ternyata bukan akhir dari pencarian. Mungkin jika kamu tak siap iman dan mental, bunuh diri dan gila adalah hal yang mungkin terjadi. Jadi lebih baik jadi jomblo saja. Setidaknya kamu tidak akan malu ataupun terluka berlebihan.

Lagipula Dengan Jadi Jomblo Kamu Lebih Banyak Memakai Waktu Untuk Memantaskan Diri. Sehingga Siapapun Yang Hadir Kemungkinan Akan Langsung Jadi Jodohmu

Jomblo itu suatu berkat, karena Tuhanmu tidak ingin kamu sampai terluka oleh orang orang brengsek. Selain itu pula waktu jomblo bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memantaskan diri, memperbaiki diri. Agar nanti saat kamu dipertemukan dengan orang yang spesial. Ternyata dia adalah jodoh sejatimu. Jadi lebih enakkan jomblo langsung nikah, daripada pacaran gak nikah nikah.

Saturday, 8 September 2018

Cinta Yang Membuatmu Jatuh Bangun Mendapatkannya. Biasanya Hanyalah Cinta Yang Berakhir Menyedihkan.

'Karena orang yang sebenar benarnya mencintaimu tak akan rela membuatmu jatuh bangun mencintaimu-cinta sejati itu sederhana"

Sebenarnya mudah untuk menebak bahwa dia adalah cinta sejatimu atau tidak, apakah dia juga mempunyai debar yang sama seperti yang kamu rasakan, yang menghargaimu dan yang bisa jadi menjadi akhir dari penantianmu. Yaitu dia yang tidak akan membuatmu berdarah darah untuknya, yang tidak akan merengek minta selalu diperjuangkan. Dia yang bisa menghargai hal kecil yang kamu lalukan dan tersenyum tulus untukmu.


Cinta Sejati Itu Sederhana. Perjuangan Yang Tak Menuntut Dan Apa Adanya.

Dalam cinta kita memang harus berjuang untuk mendapatkannya. Tapi bukan berarti hanya karena ingin menunjukkan perjuangan itu, lalu kamu menjadi bodoh dan buta. Yang tidak bisa membedakan mana yang mau berjuang juga untukmu dan mana yang hanya memanfaatkanmu. Jangan sampai saat akhirnya dia pergi, dan bosan denganmu. Barulah kamu menyesali semua perjuangan itu. Justru yang mempunyai rasa yang sama denganmu tidak akan menuntut perjuangan lebih darimu. Dan menerimamu apa adanya.

Ingatlah Hubungan Itu DiBuat Oleh 2 Orang, Dijalani Dan Dibangun Dua Orang. Bukan Berjalan Sendiri Sendiri

Kamu bisa saja mendapatkan debar dari seseorang. Tapi kamu tidak harus selalu memperjuangkan debar itu. Bisa saja itu hanya cinta sesaat yang tak menetap. Atau saat kamu berusaha mendapatkannya itu hanya cinta sesaat yang membuat hati terluka. Ingatlah hubungan itu dibangun oleh dua orang dan diperjuangkan bersama. Saat kamu menjalin hubungan dengan seseorang, kamu seharusnya tahu apakah dia juga sedang berjuang untukmu.

Seseorang Yang Mencintaimu Akan Menghargai Setiap Hal Kecil Yang Kamu Lakukan. Dan Tersenyum Tulus Untukmu

Jika memang dia mencintaimu, maka dia akan menerima semua hal yang kamu lakukan untuknya. Bahkan ikut berjuang bersama agar hal yang kalian cita citakan bisa menjadi nyata. Apapun yang kamu lakukan akan selalu bisa dihargainya. Bahkan mungkin hal bodoh hingga yang mengecewakannya sekalipun. Baginya bersamamu sudah cukup untuk membuatnya bahagia. Begitupun yang kamu rasakan.

Sedangkan Cinta Yang Rumit, Menuntut Banyak Perjuangan. Kebanyakan Hanya Akan Berakhir Dengan Luka Yang Amat Dalam

Kamu sudah memperjuangkan seseorang selama bertahun tahun, dan ternyata dia adalah milik orang lain, bukankah rasanya sangat menyakitkan? Apalagi mengingat banyaknya perjuangan yang harus kamu lakukan. Banyaknya sakit yang harus kamu terima. Banyaknya waktu tenaga dan uang yang kamu korbankan. Mungkin ada kisah cinta yang membahagikan, perjuangan bertahun tahun berbalas, sayangnya lebih banyak yang berakhir tak menyenangkan.

Percayalah Cinta Sejati Itu Mudah. Saat Kamu Menemukannya Seakan Alam Semesta Membantumu Untuk Menyatu Dengannya

Banyak sekali kisah cinta yang membuktikan bahwa cinta sejati itu mudah, seakan Tuhan sudah mengaturnya sedemikian rupa, seakan alam semestapun ikut mendukung cinta yang kamu miliki dan berjuang pula agar kamu bisa bersatu dengannya.

Friday, 7 September 2018

Aku Pasrahkan Cintaku Pada Tuhanku. Dan Biarkan Dia Memutuskan Akhirnya. Aku Hanya Yakin Aku Akan Bahagia

Hati dan pikiranku sudah terlalu sesak dan sulit untuk menjalin sebuah cinta. Semua rasa sakit, perjuangan sia sia, pengkhianatan perpisahan yang menyisakan air mata. Membuatku ingin melepaskan semuanya. Dan disinilah aku berada, dihadapanMu, di keharibaanMu. Untuk menyerahkan semua rasa cinta, semua sakit yang tersisa. Dengan penuh linangan air mata. Aku mohon, janga lagi cinta yang salah. Berikan aku kebahagiaan, berikan aku cinta yang nyata.


Dalam Sujudku Aku Berdoa, Lewat Isakan Tangis, Kuceritakan Pada Tuhanku, Bagaimana Hati Terluka, Mendendam Dan Takut Untuk Memulai Cinta Yang Baru

Di Malam yang dingin, saat semua orang terlelap dalam tidurnya, disanalah aku menangis. Menangisi semua takdir yang harus kulewati. Menyesal, namun aku tahu aku tak bisa apa apa untuk merubahnya kembali. Di Malam dan kesunyian itu, aku utarakan semua pahit dan manisnya hidupku. Memohon ampun atas rasa benci yang muncul dalam hati. Dan menyerahkan semua rasa yang tersisa dalam doaku. Kuceritakan bagaimana aku terlalu takut untuk memulai sebuah cinta yang baru, aku tak ingin berharap lagi pada orang yang salah. Dan terkadang mengharapkan karma yang menyakitkan pada mereka yang menyakitiku.

Kuserahkan Dan Kupasrahkan Kembali Cinta Yang Dihadirkan Dalam Hatiku, Dan Tak Ingin Memintanya Sebelum Di Pertemukan Dengan Orang Yang Tepat Dalam Hidupku.

Aku tidak ingin menyalahkan siapapun dalam kisah cinta pahit yang harus aku teguk. Karena aku tahu, bahwa semua yang terjadi adalah kesalahanku, dan mungkin takdir yang memang harus aku lalui dalam hidupku. Sehingga kupasrahkan semua rasa sakit dan cinta yang tersisa. Sebisa mungkin jangan biarkan, luka itu jadi kebencian yang mendalam. Aku hanya ingin memulai kembali hidupku dan hanya meminta kembali cinta itu, saat aku benar benar bertemu dia yang terbaik.

Jadi Kupasrahkan Semua Cintaku. Biarlah Aku Bahagia Tanpa Batas, Tanpa Hubungan Ataupun Harapan Yang Tak Pasti

Bahagia Itu Tak Terbatas. Bukan hanya hubungan, kekayaan ataupun kemewahan yang membuat bahagia, terkadang hal sederhana, hingga membahagiakan orang lain, memberikan kepuasan yang begitu berharga. Sehingga aku ingin memasrahkan cinta itu dan memulai lembaran baru yang bahagia. Dengan memasrahkan cinta akan membuat hatiku jauh lebih tenang dan lebih damai untuk memulai kisah baru.

Hingga Aku Menemukan Seseorang Yang Tepat Untuk Menampung Hatiku. Maka Biarkanlah Cinta Itu Kutitipkan DiSisiMu

Bukan karena merasakan sakit yang begitu mendalam, aku tidak mau menemukan cinta yang baru. Hanya saja aku terlalu takut untuk memberikan hatiku lagi pada orang yang salah. Sehingga jangan pernah berikan cinta itu kembali padaku. Sebelum Tuhanku Menpertemukan Aku Dengan Cinta Yang Nyata, Jodoh Sejatiku.

Dan Apapun Keputusan Tuhanku, Aku Hanya Yakin Aku Pasti Akan Bahagia

Yang baik pasti akan bertemu dengan orang yang baik dan Tuhan menciptakan manusia berpasang pasanga. Semua keyakinan itu membuatku tetap semangat dan bisa berpikir positif setiap harinya. Aku yakin semua rasa sakit yang aku lewati, bagaimanapun takdir Tuhan. Akhirnya Aku pasti Bahagia.

Meskipun Kamu Berubah, Biarpun Hatimu Goyah, Biarkan Aku Tetap Mencintaimu Dengan Caraku.

Tak pernah ada yang bisa menerka sebuah perubahan dan tak ada yang mencegah saat hatimu goyah. Yah, mungkin aku memang kecewa, cemburu hingga terluka. Tapi sayangnya, rasa cinta itu tetap ada dan membuatku bertahan untuk tetap mencintaimu. Biarkan saja, jangan mencegahnya, kamu mungkin bisa menolak atau menghempasnya, namun sebelum aku lelah, semua yang kamu lakukan untuk menyakitiku tidak akan merubah cintaku.


Mungkin Kamu Bisa Membuatku Terluka, Tapi Luka Itu Masih Belum Mampu Membuatku Berhenti Mencintaimu.

Perubahanmu memang tak menyenangkan untukku. Bahkan lebih menyesakkan. Seseorang yang dulu mencintai, memperjuangkan dan berusaha mendapatkan tempat dihatiku. Hari ini hatinya telah berubah, mungkin lelah, bosan atau sudah tak tertarik lagi. Namun sayangnya sebanyak apapun luka itu berusaha menyakitiku aku belum bisa berhenti mencintaimu.

Meskipun Kamu Sering Membuatku Cemburu, Percayalah Hatiku Sudah Mulai Kebal. Asalkan Kamu Masih Menjadi Milikku Itu Sudah Cukup

Yah, kamu memang bisa mengatakan bahwa mereka lebih dariku, entah lebih cantik, lebih tampan, kaya, penurut ataupun segala hal yang bisa kamu bandingkan. Aku akui, aku pasti cemburu dan kecewa. Tapi secemburu apapun aku denganmu, fakta bahwa kamu tetap menjadi milikku, itu sudah cukup mengobati rasa luka itu. Mungkin aku tinggal harus membuktikan bahwa akulah yang terbaik

Biarkan Aku Tetap Mencintaimu Dengan Caraku. Dengan Tetap Berharap Dan Bertahan

Saat dulu kamu berharap padaku. Biarkan sekarang aku yang berharap padamu dan tetap bertahan. Karena aku setidaknya ingin memperjuangkan cinta yang sudah terlanjur aku ijinkan masuk dan menempati ruang hatiku. Jadi biarkan aku tetap mencintaimu dengan caraku. Biarkan aku tetap menjadi yang terbaik untukmu.

Meskipun Kamu Hempaskan Cintaku, Kamu Abaikan, Kamu Tak Punya Hak Untuk Melarangku Mencintaimu. Hingga Aku Sendiri Lelah Dengan Semua Itu.

Memang hakmu untuk menolak apa yang aku perjuangkan. Kamu bisa saja mengabaikan ataupun menghempasnya begitu saja. Membuatku tampak sangat tak berarti. Tapi kamu tidak punya hak untuk melarangku mencintaimu. Menyebutmu dalam doaku. Dan terus bertahan untukmu.

Hingga Aku Sendiri Yang Memilih Pergi Karena Lelah Atau Kamu Yang Ku Percaya Bisa Berubah

Kamu membuatku cemburu, aku akan berusaha untuk tegar, kamu membuatku terluka. Aku akan tetap bertahan dan percaya. Karena itulah caraku mencintaimu. Dan jangan paksa aku pergi, karena kamu tak akan pernah bisa. Jadi biarkan aku berjuang hingga aku merasa lelah atau hingga harapanku menjadi nyata.

Thursday, 30 August 2018

Belajarlah Setia Dari Mereka Yang Mengkhianatimu. Belajarlah Kuat Dari Mereka Yang Berusaha Menjatuhkanmu

Hidup ini penuh dengan pelajaran dan hikmah. Kepada siapapun yang kita temui dan apapun yang kita kerjakan semuanya mengandung makna yang bisa dijadikan pengalaman hidup. Namun terkadang pelajaran dari orang orang yang menyakiti, sedang menyakiti ataupun telah menyakiti jauh dapat kita rasakan daripada orang orang yang membahagiakan. Seakan rasa sakit itulah yang mampu membuat kita lebih kuat, lebih berusaha untuk bangkit kembali dan lebih bersabar dalam menjalani hidup. Juga lebih bisa menghargai sesuatu.


Lewat Pengkhianatan Kita Baru Belajar Dan Percaya Bahwa Setia Itu Memang Mahal

Awalnya saat kita masih begitu polos dalam memulai hubungan dengan seseorang. Kita belum tahu atau mengerti bahwa dalam menjalin hubungan, relasi dengan siapapun kesetiaan dan keroyalitasan adalah suatu yang penting. Bahkan mungkin saja masih menganggapnya remeh belaka. Namun setelah kita tahu rasanya dikhianati. Rasanya ketika kepercayaan yang kita berikan ternyata disalah gunakan. Barulah kita mengerti bahwa setia itu begitu mahal dan hanya orang hebat dan tulus yang dapat memilikinya.

Kita Diberikan Rasa Sepi Dan Sendirian Agar Kita Lebih Menghargai Kebersamaan.

Pernah tidak kita merasa suatu kesepian, rasa sendirian dan seakan ada yang hilang dalam hidup. Padahal sebelumnya seakan hidup kita malah terganggu oleh orang lain. Namun semenjak dia lelah dan akhirnya pergi, kehilangannya malah membuat kita merindukannya. Merindukan ocehannya, merindukan perjuangan dan perhatianyya dan juga merindukan sikap konyolnya yang sering menggelitik. Saat dia ada, kita sering merasa ilfil, terganggu bahkan berharap dia pergi. Namun saat dia benar benar pergi, kita merindukan dia kembali di sisi.

Kita Belajar Sabar Dan Ikhlas Dari Orang Orang Yang Membenci Kita Tanpa Alasan, Yang Tak Berhenti Nyinyirin Hidup Kita Dan Juga Berusaha Membuat Kita Jatuh

Pernah terpikirkan, apa ya salahku? Kenapa ada orang yang sebegitunya membenciku. Kenapa, hanya karena aku punya rasa yang sama, lalu dia begitu membenciku. Bahkan ada pula yang turut membenci padahal aku tak mengenalnya. Dan sering kali aku tahu bagaimana pedasnya kata kata mereka menjelekkanku baik secara terang terangan dan sembunyi.

Well. Dalam hidup kita memang seperti pohon. Pasti ada saja angin yang berusaha menjatuhkan. Tinggal bagaimana kita menguatkan diri untuk tetap bertahan, bukan malah roboh dan akhirnya ikut jatuh dalam kebencian. Mungkin saja kita dapat sedikit menenangkan diri dengan berpikir. Yah, mungkin karena kita lebih baik, lebih bahagia dan lebih segalanya, ada saja orang yang tak suka dan berusaha mencari cari kesalahan. Atau kita mungkin baik sengaja atau tak sengaja melukai hati seseorang, sehingga kita dituntut pula untuk selalu intropeksi diri. Namun apapun alasannya, percayalah tanpa mereka yang membenci. Kita tak akan pernah kuat.

Mungkin Sedikit Ironis, Tapi Faktanya Rasa Sakitlah Yang Lebih Banyak Membuat Diri Kita Menjadi Lebih Baik

Tuhan begitu sayang kepada kita, sehingga kita ditimpakan dengan banyak masalah, kita dipertemukan dengan orang orang brengsek, kita mendapatkan perlakuan yang buruk dari orang lain, karena memang kita butuh semua itu. Cobalah, misal saat kamu dalam keadaan sehat dan bahagia, seringnya membuat kita lupa diri bahkan lupa Tuhan. Namun saat kita sakit, terluka, kita lebih banyak kembali padaNya, lebih banyak berdoa, bahkan menjadikan rasa sakit itu sebagai kekuatan untuk bangkit.

Mungkin memang ironis. Tapi justru dan memang kita butuh rasa sakit agar bisa bangkit, butuh pengkhianatan untuk setia. Dan butuh kesepian untuk menghargai arti kebersamaan.

Monday, 27 August 2018

Cinta Memang Tak Selalu Berakhir Menyenangkan. Tapi Percayalah Kebahagiaan Pasti Hadir Untuk Yang Setia

Seringnya saat kita menemukan sebuah cinta yang awalnya begitu menyenangkan hati. Berjuang untuk mendapatkan dan meyakinkan hati bahwa mereka pantas untuk diri kita. Ternyata cinta itupun hanyalah satu dari cinta yang semu dan sesaat. Karena memang dari banyak orang yang menyatakan cinta. Hanya satu yang benar benar menjadi jodoh sejati. Jadi meskipun kita pernah sakit hati pada satu cinta, bukan menjadi alasan bagi kita untuk menyakiti cinta yang lain. Tetaplah setia, tetaplah baik dan tetaplah bahagia. Karena kesetiaan dan kebaikan itu yang akhirnya akan mengantarkanmu pada kebahagiaan yang sebenarnya.



Kita Harus Sadar Bahwa Dari Banyaknya Cinta Yang Hadir Hanya Satu Yang Sejati, Sebagian Hanyalah Pembelajaran Hidup 

Kita dipertemukan oleh banyak orang setiap hari, dan dari setiap pertemuan itu kita akan mendapatkan banyak masalah dan pelajaran. Salah satunya adalah menemukan sebuah cinta. Entah itu semu atau tidak. Entah itu nyata atau tidak. Hanya Tuhan yang tahu. Yang kita tahu, kita hanya menjalaninya dengan baik. Setia dan seringnya malah disakiti dan dikhianati. Oleh sebab itu kita harus menyadari bahwa cinta sejati itu pasti ada, tapi hanya satu dari banyaknya cinta yang semu.

Percayalah Tidak Ada Jodoh Tertukar. Semua Akan DiPersatukan Pada Waktunya. Jadi Jika Ada Yang Pergi 'Mungkin' Dia Bukan Jodohmu 

Kita dipertemukan oleh seseorang yang menurut kita begitu istimewa, dan terkadang tanpa kita sadari, kita sudah sangat berharap bahwa dia adalah jodoh yang dikirimkan Tuhan, kita mulai memasukkan namanya dalam setiap doa dan bahkan mulai bermimpi merajut masa depannya. Namun ternyata semua impian itu musnah. Dia pergi, dia menyisakan luka dan pengkhianatan. Lalu kita mulai merasa bahwa hidup tak adil. Cinta sejati itu hanya cerita dongeng dan Tuhan tak sayang pada kita.

Tapi jika kita kembali renungkan, perpisahan itu tak selalu buruk dan menyedihkan. Mungkin saja jika kita dipersatukan dengannya, justru akan lebih banyak kesedihan yang kita rasakan. Atau mungkin saja, dia memang jodoh kita. Tapi menunggu hingga kita pantas untuk dipersatukan.

Sakit Hati Dan Pengkhianatan Bukan Alasan Kita Untuk Berhenti Menjadi Orang Baik Dan Setia

Tak semua orang brengsek. Percayalah banyak orang baik dan benar benar tulus kepadamu. Jadi hentikan untuk pukul rata -menyamakan orang yang menyakitimu dengan orang lain-. Kita harus tahu bahwa rasa sakit itu hadir, karena dengan rasa sakit itu, kita akan menemukan yang terbaik. Yang sebenarnya kita cari.

Lagipula Yang Menyakiti Sudah Ada Karmanya. Jadi Tak Perlu Bersedih Hati. Berbahagialah Dan Jangan Lebih Melukai Diri 

Mungkin saat kita terluka, kita merasa bahwa Tuhan tak adil atau tak sayang kita. Namun percayalah luka itu justru tanda Kasih Tuhan. Orang Tua tak pernah menyakiti anaknya, hanya belum memberikan apa yang diinginkan mereka, karena orang tua tau, itu akan buruk untuknya. Dan begitulah Tuhan yang Maha Pengasih Dan Penyayang. Jadi tak perlu kamu bersedih, ikhlaskan saja. Yakinlah bahwa saat kebahagiaan itu hadir dalam dirimu. Mereka yang menyakitimu akan menjemput karmanya sendiri.

Dan Selalu Tetap Jadi  Orang Baik, Tetap Jadi Orang Setia Dan Tetap Selalu Memantaskan Diri. Karena Kebahagiaan Sudah Pasti Jadi Akhir Dari Ceritamu

Sebuah kisah yang berakhir dengan happy ending, memang selalu dilalui dengan banyak kesakitan di awalnya. Bak berakit rakit dahulu berenang renang ketepian. Bersakit dahulu baru bahagia. Tapi akhir bahagia pasti dan hanya akan diperoleh oleh orang orang yang memuliakan dirinya dengan kebaikan. Menjadikan kesetiaan sebagai barang mahal dan prioritas utama dalam hubungan. Yang bisa menghargai dan mencintai pasangan setulus hati. Mereka pasti akan bahagia. Baik di dunia hingga disisi Tuhan nantinya.

Tuesday, 21 August 2018

Tak Masalah Jika Kamu Belum Bisa Membahagiakanku. Tapi Jangan Pernah Lukai Hatiku Dengan Tidak Setia

Untuk seseorang yang menjadi pasanganku, seseorang yang bisa ku panggil jodohku, belahan jiwaku, duniaku. Tempat aku mencurahkan segala hal dan bersandar, tempat aku kembali, dan yang selalu menemani setiap langkahku. Aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku mencintai dirimu. Bersyukur atas hadirmu dan berharap hanyalah kematian yang akan memisahkan kita nantinya. Aku tahu kamu bekerja keras untukku, untuk kebahagiaanku. Tapi tahukah kamu apa yang paling membuatku bahagia. Yaitu kehadiranmu dan memilikimu seutuhnya. Tidak ada hal lain selain itu. Jadi jangan selalu berpikir aku akan bahagia dengan harta, cukup hadir dan sayangi aku, dan yang paling penting, jangan buat aku terluka dengan ketidaksetiaan.


Aku Bisa Kuat Menghadapi Cobaan Apapun Dalam Hidup, Tapi Tidak Jika Masalah Yang Hadir Adalah Dari Dirimu

Jika Tuhan memberikan aku sakit, kemiskinan dan lapar, aku masih bisa mengatasinya dengan sabar. Aku masih mampu berdiri, apalagi jika kamu yang selalu ada disisiku dan menguatkan langkahku. Namun jika yang hadir adalah masalah darimu, hatimu yang dulu kuat kini telah goyah, hatimu yang dulu ditempati oleh aku, jika ada yang lain, lalu bagaimana aku? Aku tak akan sanggup berdiri, aku tak akan sanggup kehilangan, bahkan mungkin aku tak akan sanggup menjalani hidupku.

Bahagiaku Itu Bukan Sekedar Harta Jabatan Dan Kemewahan. Tapi Lebih Dari Itu Kebahagiaanku Adalah Kamu

Kamu salah besar jika berpikir bisa membahagiakanku dengan harta. Mungkin memang benar tanpa materi kita tak bisa hidup, bahkan seringnya, karena materi pula banyak perpisahan yang terjadi. Tapi bagiku, materi bukan segala galanya. Apa gunanya materi? Jika aku kehilangan orang yang kusayang. Percayalah hadirmulah yang paling penting dalam hidupku.

Kamu Tahu Aku Pernah Terluka, Pernah Tersakiti Dan Dikhianati. Dan Kuharap Kamu Bukan Salah Satu Dari Mereka Yang Brengsek

Tidak ada yang kusembunyikan, semua kisah hidupku, kesedihan dan kebahagiaanku kamu sudah tahu, kamu sudah mengenalku sangat baik dan tahu persis bagaimana dulu aku pernah tersakiti. Jadi kuharapkan, kamu bukan salah satu dari mereka, yang menyakiti dan mengkhianatiku.


Bahkan Meskipun Dengan Sikapmu Yang Cuek Dan Menyebalkan Aku Tetap Bahagia. Karena Yang Terpenting Kamu Adalah Milikku Seutuhnya

Boleh aku jujur, terkadang kamu adalah orang menyebalkan, egois, cuek dan sering menyakiti hatiku dengan sikapmu. Namun selama kamu tak pernah mengkhianatiku, maka aku tetap sayang dan bahagia denganmu. Bagiku kesetiaanmu adalah segalanya. Lagipula aku sadar bahwa aku memang punya banyak kekurangan yang harus aku benahi pula.

Jadi Tak Masalah Jika Kamu Belum Benar Benar Membahagiakanku Seperti Pasangan Yang Lain. Aku Tak Minta Apa Apa, Cukup Jangan Biarkan Hatiku Tersakiti Dengan Ketidak Setiaan

Sering aku melihat kamu merenung dalam kesedihan, kamu selalu berpikir bagaimana caranya membahagiakanku. Bahkan sampai begitu kerasnya bekerja sampai lupa waktu dan kesehatan. Padahal sering kali aku berkata, bahwa aku tak pernah minta apa apa darimu, kamu tak perlu membahagiakanku seperti pasangan lain dengan kemewahan. Karena pelukanmu setiap malam, cukup membuatku damai dan tenang. Kamu tak perlu mengajakku ke mall atau restoran mahal. Cukup makan sepiring asal itu denganmu, maka aku akan bahagia. Yang aku butuhkan adalah kamu menjaga hatiku agar tak terluka lagi, tak terkhianati lagi dan tak tersakiti lagi. Yang aku butuhkan adalah kesetiaan dan kasih sayang darimu.

Saturday, 18 August 2018

Nikahilah Laki Laki Yang Punya Semangat Dan Visi Sukses, Bukan Melulu Yang Sudah Sukses Terlebih Dahulu

Jangan pernah menilai orang lain apalagi menjudge seseorang sembarangan. Hingga sampai meremehkannya dan menganggap seseorang itu tidak bisa berhasil. Karena jika ia sudah benar benar berusaha, saat dia sudah melampaui apa yang pernah kamu bayangkan. Pasti kamu hanya akan gigit jari dan menyesali apa yang sudah kamu lakukan. Khususnya dalam memilih pasangan hidup. Jangan pernah melihat calonmu sudah sukses atau belum kah dia. Tapi ajaklah dia sukses bersama dan pastikan dia mempunyai semangat, rencana dan visi untuk menjadi orang yang sukses.


Percayalah Nikmat Berjuang Bersama Dari Nol Itu Sungguh Luar Biasa

Bisa menemani pasanganmu, menyemangati dan membantu usahanya mulai dari nol hingga berhasil adalah nikmat yang sungguh luar biasa dan momen penting untuk memperlihatkan ketulusan dalam menjalin hubungan. Kamu sama saja telah membuktikan bahwa cinta yang kamu miliki adalah nyata dan tulus untuknya. Dan jika ada laki laki yang tidak bisa menghargai. Dia adalah laki laki terbodoh sedunia.

Bukan Yang Sudah Sukses Yang Menjadi Pilihan Utama. Tapi Yang Mampu Membimbingmu Dan Pastinya Mempunyai Semangat Untuk Sukses

Semua kesuksesan dimulai dari nol. Jadi jangan melulu berpikir bahwa dengan mendapatkan laki laki yang sudah sukses pasti hidupmu akan bahagia. Karena bisa jadi Tuhan segera mengambil kesuksesan itu. Tapi pilihlah laki laki yang mempunyai semangat sukses dan rencana menuju kesuksesan. Pasti, meskipun harus bertahap, kesuksesan yang diraih akan segera di dapatkan. Dan lebih baik tak lupa utamakan laki laki baik dan mampu membimbingmu pula menjadi lebih baik.

Lagipula Sebagai Seorang Wanita Akan Sungguh Membahagiakan Apabila Bisa Menemani Pasangan Berjuang Bersama

Bukan kesuksesan sebenarnya yang membahagiakan, tapi proses untuk mendapatkannya. Momen saat harus berjuang bersama. Momen makan satu piring karena harus berhemat. Momen momen berharga yang bisa dilewati jika hubungan diperjuangkan bersama adalah satu kebahagiaan yang tidak terkira. Bukan hanya menunjukkan ketulusan dan rasa cinta yang besar. Namun meningkatkan keharmonisan dalam hubungan dan membuat ikatannya juga semakin kuat. Jadi sebagai wanita, banggalah saat kamu menjadi saksi atas kesuksesan suamimu. Banggalah saat kamu bisa jatuh bangun membantunya dalam meniti kesuksesan.

Jadi Jangan Pernah Menilai Seorang Laki Laki Yang Belum Sukses Adalah Seorang Yang Gagal. Jangan Sampai Kamu Menyesal Karena Menolaknya

Memang urusan jodoh dan rezeki adalah urusan Tuhan, tapi bukan berarti karena takut hidup susah lalu kamu mengutamakan laki laki yang sudah sukses, bermobil dan berumah mewah sebagai pasangan hidupmu. Tapi pilihlah laki laki yang mempunyai rencana dan semangat menuju kesuksesan. Semangati dan bantulah dia, temani setiap langkahnya. Berhenti menilai seseorang dengan mudah. Karena biasanya orang yang kamu remehkan akan membuatmu menyesal nanti, karena pernah menolaknya.

Justru Pilihlah Laki Laki Yang Mau Berjuang Bersama Menuju Kesuksesan. Nikmati Setiap Prosesnya Bersama. Dan Rasakan Kebahagiaan Bersama

Memang bersama laki laki yang sudah mapan, mungkin bisa membahagiakan dan menjamin hidup. Namun bersama laki laki yang masih menuju tahap kesuksesan, kebahagiaan dan keharmonisannya lebih terasa. Karena kedua pasangan harus saling membahu dan membantu dalam setiap perjuangan. Dan tentunya saat kesuksesan itu nanti tercipta, hubungan tak akan mudah retak, karena sudah terjalin kuat saat menjalani proses tadi.

Friday, 17 August 2018

Jangan Takut, Jika Kamu Merasa Tidak Menemukan Cinta Sejatimu, Percayalah, Dia Yang Akan Menemukanmu

Sekarang ini jika kamu merasa putus asa dalam menemukan cinta sejati. Merasa jodoh sejatimu itu tak hadir dalam hidupmu. Atau mulai menjudge Tuhan, dan merasa bahwa hidup ini tak adil. Maka kembalikanlah keyakinan dalam hatimu.

Kembalikanlah kepercayaanmu bahwa Tuhan menciptakan manusia secara berpasang pasangan. Dan pasti kamu akan menemukan seseorang yang terbaik untukmu. Jika memang kamu tak bisa menemukannya, dia yang akan menemukanmu.

Percayalah Apapun Yang Terjadi Dalam Hidupmu, Sebenarnya Sedang Menuntunmu Kepadanya, Juga Menuntunnya Menemukanmu.

Rasa sakit, pengkhianatan, perpisahan dan segala hal yang menyedihkan yang kamu lalui. Saat kamu harus pergi dari satu tempat ke tempat lain. Adalah cara Tuhan untuk menjadikan dirimu pribadi yang pantas dan menuntunmu menemukan dia yang menjadi jodoh sejatimu. Semua hal yang kamu dapatkan dan kamu lalui. Tanpa sadar akhirnya membuatmu dan dia saling bertemu dan menyatu.

Percayalah Tuhan Maha Adil, Di Setiap Kisah Sedihmu Pasti Ada Pelajaran Yang Bisa Kamu Ambil Dan Kebahagiaan Yang Dipersiapkan Untukmu

Kenapa Tuhan memberikan rasa sakit, kesedihan dan perpisahan?

Karena itu semua kita perlukan untuk menjadikan diri kita menjadi pribadi yang lebih baik, lebih mandiri dan lebih berhati hati dalam hidup. Kita dipertemukan dengan orang brengsek agar kita dapat mengambil banyak pelajaran dari pertemuan itu. Karena umumnya rasa sakitlah yang lebih banyak mendorong kita untuk menjadi lebih kuat. Namun percayalah sebanyak apapun kesedihan yang kamu alami dan Tuhan berikan. Selalu ada kebahagiaan yang tersimpan untukmu.

Jadi Biarkanlah Cinta Itu Sendiri Yang Menemukan Orang Yang Tepat. Yakinlah Meskipun Kamu Merasa Belum Menemukan Jodohmu, Jodohmulah Yang Akan Menemukanmu

Tidak perlu buru buru dalam mencinta dan menjalin hubungan, karena lebih banyak kita akan dipertemukan dengan cinta yang semu. Cinta yang hadir hanya sementara saja. Biarkanlah cinta itu sendiri yang menemukanmu dan langsung meminangmu untuk menjadi pendampingnya. Karena pertemuan jodoh adalah rahasia Tuhan jadi tak perlu kami risaukan cepat atau lambatnya.

Bukankah Lebih Baik Ditemukan Cinta Sejatimu Meskipun Terlambat. Daripada Terluka Karena Memaksakan Pertemuan Dengan Orang Yang Salah

Jodoh itu datang disaat yang tepat, bukan siapa yang cepat dia dapat, dan pasti jodohmu akan hadir di waktu yang tepat, yang Tuhan sudah tentukan. Jadi bukankah lebih baik tetap menjadikan cinta itu sebagai rahasia Tuhan, agar hatimu tak banyak terluka oleh cinta yang palsu. Lebih baik terlambat tapi menemukan orang yang tepat, daripada tergesa gesa dan tersakiti oleh orang yang salah.

Dan Lebih Banyak Fokuskan Diri Saja Dalam Perbaikan Diri. Urusan Jodoh Sudah Ada Yang Atur Dan Tugasmu Adalah Untuk Memantaskannya Saja

Jika Tuhan belum mempertemukan, berarti ada yang kurang dalam dirimu. Ada yang mencegah pertemuanmu dengan jodohmu. Jadi daripada sibuk memikirkan jodoh. Lebih baik banyaklah berdoa agar jodoh itu segera hadir. Tak lupa tetap memperbaiki diri sebaik mungkin. Tetap melakukan yang terbaik. Agar nantinya kamu dipertemukan pula dengan orang yang baik, yang siap meminangmu.

Pendidikan Harusnya Menjadikan Kamu Orang Sukses Bukannya Orang Ketiga

Katanya orang berpendidikan, katanya orang yang berilmu. Tapi kalau masih jadi orang ketiga, masih suka menganggu dan menghancurkan kehidupan orang lain. Lalu apa gunanya.

Seharusnya pendidikan yang kamu peroleh menjadikan kamu orang yang sukses, menjadikan kamu orang yang mengerti bagaimana caranya berinteraksi dengan orang lain dan menjaga sikap. Bukannya malah menjadi tukang tikung dan penghancur hubungan orang lain.


Orang Yang Berpendidikan Itu Tahu Tata Krama. Bahwa Tidak Boleh Masuk Hati Orang Lain Apalagi Ada Penghuninya.

Orang ketiga, tukang tikung itu sama halnya dengan pencuri yang main masuk rumah orang lain tanpa permisi dan mencuri barang yang berharga. Tapi orang yang berpendidikan adalah orang yang tau permisi dan bukan pencuri. Mereka tahu tata krama, kedisiplinan dan sopan santun. Unggah ungguhnya dalam berinteraksi dengan orang lain. Agar tidak ada yang tersakiti.

Orang Yang Berpendidikan Harusnya Menjadi Sosok Yang Mandiri. Mana Mau Mereka Mencuri Punya Orang Lain, Jika Bisa Mendapatkan Yang Lebih Baik Dengan Usaha Sendiri

Apa sih hebatnya orang ketiga alias perebut pasangan orang lain. Kemungkinan yang mereka incar adalah kekayaan dan harta karena memang lebih mudah mendapatkannya daripada berusaha sendiri. Tapi berbeda dengan orang yang berpendidikan, mereka diajari untuk bersikap mandiri. Bekerja keras membanting tulang untuk mendapatkan apa yang mereka mau. Sehingga apa yang mereka hasilkan lebih baik karena berasal dari keringat sendiri.

Orang Yang Berpendidikan Harusnya Menjadi Orang Sukses Yang Dikejar Banyak Jomblo. Bukannya Mengejar Ngejar Yang Sudah Berpasangan.

Malu dong, udah bisa berdiri sendiri, udah bisa mandiri. Kok masih mau menerima bekas orang lain. Mending nyari yang single. Bahkan kalau perlu dikejar kejar orang yang single. Karena telah berhasil membuktikan diri. Dan menjadikan dirinya sebagai orang yang diidam idamkan oleh banyak orang.

Orang Yang Berpendidikan Itu Bukan Orang Bodoh Yang Mau Menerima Orang Yang Tidak Setia. Jika Dia Mau Meninggalkan Pasangannya. Sewaktu waktu Dia Juga Akan Meninggalkan Kamu Juga

Setia itu mahal, karena hubungan tanpa kesetiaan itu nonsense. Dan jika memang dia yang kamu miliki adalah orang setia. Maka dia pasti tidak akan meninggalkan pasangannya yang sudah menemani jatuh bangunnya. Dan orang yang berpendidikan mana mau memberikan hatinya dan memberikan hidupnya pada tipikal orang seperti itu. Mereka bukan orang bodoh yang mau saja diberikan kebahagiaan semu.

So, Kejarlah Ilmu Setinggi Langit Dan Jadilah Orang Yang Berpendidikan. Untuk Menjadi Orang Yang Sukses Bukannya Orang Ketiga

Tuntutlah ilmu setinggi mungkin, karena memang dalam hidup kita harus terus belajar. Baik ilmu dibangku sekolah maupun ilmu kehidupan. Dan jadikan itu semua sebagai bekal dan pengalaman untuk menggapai kesuksesan dalam hidup. Tapi jangan sampai kamu mempermalukan hidup dan pendidikanmu dengan menjadi orang ketiga. Percayalah kamu pasti menemukan kebahagiaanmu tanpa harus melukai siapapun.