Tuesday, 12 May 2020

Pertemuan Dengan Orang Yang Salah Itu Pasti Terjadi, Karena Kita Butuh Sakit Agar Kuat, Kita Butuh Masalah Untuk Dijadikan Hikmah

Hidup ini tak mungkin selalu berjalan mulus, pasti ada kerikil yang mencoba menghalangi, pasti ada orang orang yang membuat hidup kita terasa tak berarti. Namun meskipun, kehidupan ini tak selalu berjalan mulus, percayalah Allah SWT selalu memberikan apa yang kita butuhkan. Bahkan kita membutuhkan bertemu dengan orang brengsek atau orang yang salah, agar kita bisa menjadi lebih kuat, lebih menghargai, lebih bersyukur, lebih menghargai dan bisa menjadikan semuanya sebagai pelajaran dan pengalaman yang berharga.

Allah SWT Selalu Memberikan Apa Yang Kita Butuhkan, Termasuk Memberikan Kesempatan Bertemu Dengan Orang Yang Salah Dalam Hidup Kita.

Agar kita menjadi pribadi yang lebih baik, lebih dewasa dan lebih mengerti juga memaknai kehidupan, maka kita dipertemukan dengan orang salah dalam hidup. Justru itu terjadi, karena Allah SWT begitu menyayangi kita dan ingin agar kita menjadi hambaNya yang lebih baik. Jadi tidak perlu takut untuk bertemu dengan siapapun dalam hidupmu, meskipun dia orang yang salah dalam hidupmu, kamu sebenarnya membutuhkannya untuk membuatmu menjadi lebih baik.

Tidak Perlu Menyesali Rasa Sakit Yang Kamu Terima, Karena Itu Akan Menjadikanmu Pribadi Yang Lebih Kuat. 

Justru lewat rasa sakit itu, kamu akan semakin semangat untuk membuktikan diri dan menjadi lebih baik. Rasa sakit itu kamu butuhkan sebagai pecut agar kamu lebih semangat dalam mengejar apa yang kamu rasakan. Jadi tidak perlu menyesali rasa sakit yang kamu dapatkan dari orang yang salah, tidak perlu mendendam dan membenci, tapi justru buktikan bahwa kamu bisa menjadi lebih baik dari yang dia pernah pikirkan.

Meskipun Mempunyai Masalah Memang Menyesakkan, Tapi Saat Kamu Menjadikannya Hikmah Maka Itu Akan Jadi Suatu Yang Paling Berharga 

Tidak ada guru yang paling baik selain pengalaman yang kamu punya sendiri. Dan pengalaman yang berharga itu hadir lewat masalah yang kita hadapi. Percayalah Allah SWT tidak akan memberikan ujian melebihi batas kemampuan hambanya. Jadi jangan takut menghadapi masalah. Berdoalah dan berusahalah mencari solusi yang terbaik. Nantinya jika masalah itu bisa kamu jadikan hikmah, InsyaAllah kamu akan menjadi pribadi yang lebih dewasa dan bijak lagi.

Kita Membutuhkan Pengkhianatan, Rasa DisiaSiakan Hingga Penghinaan Dari Orang Lain, Agar Kita Lebih Bisa Menghargai Seseorang 

Saat kita sudah pernah merasakan, dikhianati, disia siakan hingga di hina dalam hidup kita, maka yang akan kita lakukan adalah lebih berhati hati dalam menjalin hubungan dengan orang lain, agar hal tersebut tidak terjadi kembali. Kita akan lebih berhati hati dan menjaga perasaan orang lain. Dan tentunya lebih menghargai apa yang dia lakukan.

Namun Allah SWT Maha Adil. Meskipun Kita Diberikan Kesedihan Agar Kita Menjadi Kuat. Kebahagiaan Dan Orang Orang Baik, Juga Allah Limpahkan, Agar Hati Kita Tak Pernah Lupa Bersyukur

Kita memang membutuhkan rasa sakit agar kita menjadi lebih kuat. Tapi percayalah bahwa Allah SWT juga telah menyiapkan kebahagiaan atas rasa sabar yang kita miliki saat kita melewati kesedihan itu. Kita kan dilimpahkan banyak kebahagiaan dan orang orang baik yang senantiasa membantu kita, agar kita tetap merasa bersyukur atas hidup ini.

Percayalah Rencana Allah Adalah Yang Terbaik. Rasa Sedih Ataupun Bahagia Yang Kita Rasakan. Adalah Cara Untuk Menuntun Kita Kepada Kemuliaan Dan Kebahagiaan Yang Kekal

Jangan pernah berburuk sangka saat kamu sekarang sedang sedih, karena belum tentu sedih itu berarti tidak bahagia. Dan jangan pula, menjadikan bahagia malah membuat kita menjauh dari Allah SWT. Sebenarnya kita selalu diberikan apapun yang kita butuhkan untuk lebih dekat dengan Allah, untuk menjadi hamba yang lebih mulia dan untuk kebahagiaan kekal di akhirat nanti.

Bekerjalah Sebaik Mungkin Untuk Hidup, Tapi Gunakan Hidup Untuk Beribadah Dan Bahagia

Dalam hidup, kita dituntut untuk memenuhi kehidupan kita sehari hari, dan juga memenuhi kebutuhan orang yang kita sayang. Sehingga wajib bagi kita untuk bekerja dengan baik dan halal, untuk menghidupi diri sendiri atau keluarga. Dan apapun yang menjadi pekerjaan kita, asalkan diniatkan dengan ibadah, asalkan pekerjaan yang halal dan baik juga dilakukan sebaik mungkin dan bertanggung jawab. InsyaAllah akan menjadi berkah bagi kehidupan kita. Namun, meskipun kita dituntut untuk bekerja, bukan berarti lalu hidup ini kita habiskan untuk bekerja, jangan lupa kita pun harus beribadah dan berbahagia. Karena bekerja memang untuk hidup, tapi hidup ini untuk Allah dan untuk kebahagiaan kita.

Bekerjalah Sebaik Mungkin Untuk Hidup, Bertanggung Jawab Apapun Peran Dan Tanggung Jawabmu. InsyaAllah Rezeki Yang Kamu Dapatkan Menjadi Berkah 

Apapun pekerjaan yang kamu dapatkan dalam hidup ini, bekerjalah sebaik mungkin, karena sekecil apapun tanggung jawab yang kamu beban, semuanya akan dimintai pertanggung jawaban nanti. sehingga pilihlah pekerjaan yang baik dan halal agar rejeki yang kamu dapatkan bisa menjadi berkah untuk keluarga. Ingat tidak peduli seberapa besar pendapatan yang kamu dapatkan dari pekerjaanmu, atau anggapan orang lain sekalipun, asalkan itu pekerjaan yang baik, lakukan sebaik mungkin.

Tapi Jangan Sampai Karena Terlalu Banyak Bekerja, Kamu Lupa Untuk Menikmati Kehidupan Yang Membahagiakan

Bekerja keras memang penting, tapi apalah artinya bekerja keras dan pendapatan yang besar. Tapi kita lupa untuk menghargai kehidupan. Memang menjadi sukses dalam hal finansial sangat membanggakan dan sangat membantu untuk hidup yang baik. Namun, jangan sampai karena terlalu mengejar kesuksesan lalu kita melupakan hal yang paling penting dalam hidup. Yaitu orang orang yang berharga dalam hidup kita.

Allah SWT Menciptakan Kamu Untuk Beribadah Dan Bekerja Juga Hal Baik Lainnya. Ingatlah Semuanya Ada Porsinya, Jangan Sampai Kamu Melupakan Ibadahmu Karena Pekerjaaanmu 

Hidup ini sudah diciptakan sebagaimana kadar kita masing masing. Kita mendapatkan kehidupan yang baik dan pekerjaan yang baik, namun jangan sampai semua itu malah menjauhkan kita sebagai tugas utama kita sebagai Hamba Allah. Kita memang harus bekerja keras, namun pada dasarnya semua yang kita lakukan di dunia ini adalah bentuk ibadah kepada Allah. justru jadikan pekerjaanmu sebagai salah satu bentuk ibadah dan amal kebaikan, bukannya malah membuatmu jauh dari Allah.

Bekerjalah Keraslah Seperti Kamu Akan Hidup Selamanya, Dan Beribadahlah Seperti Kamu Akan Mati Esok Hari 

Berprinsiplah dalam hidup "bekerja keras, seakan kamu hidup selamanya, dan beribadah seperti kamu akan mati esok hari", maka insyaAllah dalam hidup kamu akan berusaha untuk melakukan usaha dan kerja keras sebaik mungkin dan juga beribadah sebanyak banyaknya, sebagai bekal mati, kapan saja.

Dan Jangan Lupa Hiduplah Dengan Bahagia, Cintai Apapun Yang Hadir Dalam Hidupmu Dan Bekerjalah Sebaik Mungkin. Percayalah Allah SWT Menciptakan Dengan Segala KasihNya Untuk Kebahagiaanmu 

Bila ada yang menyakitimu tersenyum dan maafkanlah, bila ada yang berusaha menjatuhkanmu, percaya bahwa kamu pasti bisa bangkit. Bila sekarang ada yang mengkhianati cintamu, nanti akan segera dihadirkan jodoh sejatimu. Jadi jangan bersedih, tetaplah berbahagia, tetaplah bersabar dan tetap yakin kepada Allah. Lakukan tugas dan kewajibanmu sebagai hamba atau sebagai maklukNnya sebaik mungkin. Percayalah kamu diciptakan untuk bahagia, bahkan jika kehidupan duniamu, tak terlalu membahagiakan menurutmu, maka dengan buah kesabaranmu, akhiratmu pasti akan lebih bahagia.

Meskipun Sering Galau Saat Teman Menikah Atau Di Tanya Kapan Nikah, Tetap Percayalah Jodoh Akan Datang Disaat Yang Tepat

Tetap bersabar dalam menunggu jodohmu dan hilangkan rasa iri ataupun kekhawatiran dalam hatimu saat melihat ada teman yang sudah menemukan jodohnya terlebih dahulu. Ingatlah jodoh selalu datang diwaktu yang tepat dan hanya Allah SWT yang Maha Tahu kapan tepatnya kamu akan bertemu dengan jodoh sejatimu. Jadi jangan menyerah, tetap berusaha memperbaiki diri dan tidak perlu merasa khawatir ataupun galau sendiri.

Jika Memang Teman Temanmu Memang Sudah Menikah Dan Menemukan Jodoh Sejatinya, Doakan Sebaik Mungkin. Tak Perlu Malu Datang Ke Resepsinya, Meskipun Belum Punya Gandengan 

Jika kamu mendapatkan undangan pernikahan teman, maka bersyukurlah bahwa teman temanmu sudah dipertemukan dengan jodohnya masing masing. Doakan agar keluarganya yang dijalinnya nanti bisa menjadi keluarga samawa. dan berdoa pula agar kamu juga cepat menyusul mereka. Tidak perlu malu, saat kamu datang ke resepsinya sendirian. Bukankah lebih baik, kamu datang sendirian, daripada bersama seseorang yang malah jadi jodoh orang.

Bosan Mendengar Pertanyaan Kapan Nikah, Jawab Saja, Yang Terbaik Akan Allah Pertemukan

Pasti yang membuat kita terkadang risih, memang pertanyaan kapan nikah? baik dari teman, ataupun orang tua. Bahkan terkadang pikiran pikiran negatif, seperti gak laku dll,. itu membuat diri kita menjadi tak nyaman. Namun insyaAllah saat kamu yakin pada Allah, maka pertanyaan itu tidak akan menganggumu. Cukup jawab saja, Allah SWT sudah menyiapkan yang terbaik diwaktu yang tepat.

Tidak Perlu Terburu Buru Dalam Menjalin Hubungan Rumah Tangga. Ingat Pernikahan Itu Bukan Saingan 

Hanya karena merasa galau, lalu kamu memutuskan untuk buru buru menikah, padahal kamu belum mengenal dengan jelas dia yang akan menjadi jodohmu. Hingga akhirnya malah kamu akan menyesali pernikahan itu. Ingatlah membangun pernikahan itu bukanlah perkara yang mudah. Apalagi menyatukan 2 orang yang berbeda, cukup yakinlah pada ketentuan Allah dan tidak perlu terburu buru. Menikah itu bukan suatu persaingan untuk dimenangkan.

Tetap Bersabar dan Yakin Bahwa Yang Terbaik Akan Datang Di Saat Yang Tepat Dan Di persatukan Dalam Ridho Allah SWT 

Tetap yakin, tetap bersabar dan tetap memperbaiki sebaik mungkin, untuk jodoh yang terbaikmu. Percayalah bahwa jika Allah belum memberikan atau mempertemukanmu dengan jodohmu. Itu karena sebenarnya kamu belum membutuhkannya. Sehingga disaat yang tepat nanti, barulah kamu akan dipertemukan dengannya. Dan insyaAllah saat kamu bersabar akan jodohmu, kamu akan dijodohkan dengannya dalam ridho Allah SWT.

Jadi Tidak Perlu Galau Saat Melihat Teman Menikah Ataupun Saat DiTanya Kapan Menikah, Urusan Jodoh Adalah Milik Allah Dan Sudah Direncanakan Sebaik Mungkin Untukmu 

Jodoh mati, rezeki, hidup adalah takdir illahi, sehingga sebagaimana manusia, kita tidak bisa mempercepat ataupun memperlambatnya. Allah SWT sudah merencanakan kebahagiaan yang indah untuk kita. Tinggal bagaimana kita harus terus bersabar, berusaha dan tetap memperbaiki diri juga memantaskan diri sebelum dipertemukan dengan yang terbaik. Biarlah jika ada yang bertanya kapan menikah, karena sebagai manusia kita tidak akan pernah tahu jawabannya. dan jika ada teman yang berbahagia dengan jodohnya, jangan lupa doakan setulus mungkin.

Lebih Baik Memiliki Secukupnya Asalkan Hati Bahagia, Daripada Memiliki Segalanya Tapi Tak Bisa Menghargainya

Allah SWT tidak akan selalu memenuhi keinginan kita, bukan karena Dia tidak sayang ataupun tidak ingin mengabulkan apa yang kita minta. Namun, selain meminta kita untuk bersabar dan terus berusaha, Itu agar kita lebih menghargai dan menjaga apa yang kita punya sekarang. Karena biasanya saat kita memiliki segalanya dan semua keinginan kita terkabulkan, justru kita akan melupakan rasa syukur dan menganggap remeh apa yang kita miliki.

Padahal, asalkan sudah bisa hidup, bekerja, bersama mereka yang dicinta dan cinta kita setulus tulusnya, itu jauh lebih berharga daripada memiliki segalanya tapi seakan masih terus merasa kurang, karena kita tak mampu menghargai dan mensyukuri hal hal yang kita miliki. Justru memiliki segalanya akan membuat kita merasa hampa, karena hidup ini hanya digunakan untuk mengejar dan mengejar tanpa mensyukuri apa yang sudah kita punya.

Justru Sebenarnya Hal Hal Yang Sederhanalah Yang Membuat Kita Bahagia

Semua yang kita lakukan, kita doakan dan kita semogakan, sebenarnya adalah mempunyai satu tujuan, yaitu kebahagiaan, baik untuk diri kita sendiri ataupun orang orang yang kita sayangi. Padahal kebahagiaan yang sebenarnya bukanlah dengan barang mewah ataupun hal duniawi. Tapi kebahagiaan itu berasal dari hati dan cinta. Meskipun hal yang paling sederhana sekalipun, asalkan kita melakukannya dengan setulus dan sepenuh cinta, pasti akan merasa bahagia

Rasa Kekurangan Dan Kerja Keraslah, Yang Membuat Kita Lebih Menghargai Apa Yang Kita Punya, Bukan Saat Memilikinya

Saat kita berdoa, dan menunggu doa itu terkabulkan, maka kita akan diajari dengan rasa sabar dan pasrah, namun tetap berusaha keras untuk mendapatkan apa yang kita doakan. Nah, di dalam proses bersabar dan pasrah itulah kita akan lebih menghargai apa yang kita punya, sehingga saat nanti kita mendapatkan apa yang kita mau, kita akan lebih bersyukur dan menjaganya sebaik mungkin. Selain itu, perasaan kurang, juga akan membuat kita lebih menghargai dan menjaga apa yang telah Allah SWT berikan.

Daripada Punya Segalanya, Tapi Hati Terasa Hampa, Lebih Baik Hidup Sederhana Dan Bahagia

Jangan pernah berpikir bahwa orang orang yang memiliki segalanya hatinya akan puas dan bahagia. Karena kepuasan manusia itu tanpa akhir. Setelah dia memiliki satu hal, pasti muncul keinginan keinginan lainnya yang lebih tinggi dan sulit. Karena bagaimanapun itu sudah menjadi sifat dasar manusia itu sendiri. Jadi memiliki segalanya, justru akan manusia lebih berusaha keras, untuk memiliki hal lainnya dan lupa menikmati apa yang telah dia miliki dan menjaganya sebaik mungkin. Sedangkan seseorang yang lebih suka hidup sederhana, tidak akan berambisi dan lebih menikmati juga mensyukuri hidupnya.

Apalagi Allah SWT Maha Tahu Apa Yang Terbaik. Percayalah Yang Sekarang Ini Allah Berikan Akan Membawamu Pada Kebahagiaan, Atau Justru Membuatmu Bahagia Saat Kamu Mensyukurinya

Coba redam dulu ambisimu yang berlebihan itu dan nikmati dulu apa yang kamu punya sekarang. Lihatlah keluargamu yang mencintaimu, orang orang yang kamu sayangi dan semuanya, Allah SWT Maha Tahu yang terbaik untukmu, dan memberikan yang kamu butuhkan dalam hidup/ Syukuri apapun yang kamu miliki, maka hatimu akan lebih tenang dan tetap berusaha menggapai semua anganmu tapi tetap pasrahkan semuanya pada Allah.

Belajarlah Untuk Tidak Menyakiti Orang Lain, Karena Allah Maha Pemaaf, Tapi Orang Lain Belum Tentu Mau Memaafkan

Jika kamu membenci orang lain ataupun tidak suka pada orang lain, maka belajarlah memaafkan dirinya juga dirimu sendiri, jangan sampai malah rasa benci itu menimbulkan dendam, yang akan justru menyakiti orang lainnya. Atau jika kamu sudah melakukan hal yang baik dalam hidupmu, tapi ternyata ada yang tidak suka padamu, maka maafkanlah dirinya bahkan sebelum kamu dia meminta maaf kepadamu. Jangan sampai kamu membalas perbuatan buruknya dengan perbuatan yang lebih buruk. Jangan sampai menghina orang lain, karena jika nanti kamu sadar dan ingin bertaubat, Allah SWT memang memaafkan dirimu. Tapi orang yang kamu sakiti belum tentu memaafkan dirimu.

Hati Hati Dalam Mengucap Dan Bertindak, Karena Kita Tak Pernah Tahu Kapan Kira Kira Ucapan Kita Atau Tindakan Kita Menyakiti Seseorang 

Meskipun hanya bercanda sekalipun, meskipun ngomong dibelakang, tapi tetap saja, yang namanya menyindir atau menghina orang lain pasti akan membuat orang tersebut akhirnya akan tersakiti. Bahkan jika sebenarnya kamu sama sekali tak bermaksud melakukannya atau tak sengaja, karena ketidak tahuanmu. Oleh sebab itu tetap berhati hatilah dalam bertindak dan mengucapkan sesuatu. Usahakan selalu mengucapkan hal baik dan bertindak yang baik. dan segera meminta maaf jika kamu merasa ada yang tidak suka dengan apa yang kamu lakukan.

Melakukan Kesalahan Secara Tidak Sengaja Saja Sudah Bernilai Dosa, Apalagi Yang Sengaja Di Lakukan Untuk Menyakiti Orang Lain

Melakukan kesalahan yang secara tidak sengaja menyakiti orang lain, sudah mendapatkan ganjaran dosa bagi pelakunya, apalagi yang secara sengaja hingga terang terangan melakukan hal yang dapat menyakiti seseorang, hal tersebut sungguh dilaknat Allah SWT dan sama saja telah memperpecah belah persaudaraan. Jadi hilangkan segala keinginan buruk, dalam hatimu yang bisa menyakiti seseorang. misalnya, jangan merebut pasangan orang lain, karena hal ini tidak hanya menyakiti satu orang atau orang lainnya. Jangan menghina ataupun merendahkan orang lain. Ingatlah orang yang kamu rendahkan, mungkin saja justru lebih baik darimu.

Karena Meminta Maaf Pada Allah, Asalkan Sungguh Sungguh Pasti Di Maafkan, Tapi Meminta Maaf Kepada Manusia Belum Tentu Di Maafkan

Hubungan manusia kita bukan hanya sebagai hamba Allah SWT, tapi juga hubungan antar manusia dan umat beragama, sehingga saat kita melakukan kesalahan pada Allah, asalkan sudah bertobat dan tidak melakukan dosa lagi. Pasti dan insyaAllah, Allah maafkan, Apalagi Allah Maha Pemaaf. Namun bagaimana jika kita melakukan kesalahan pada manusia. Tidak ada yang menjamin bahwa dia akan memaafkan kita. dan selama dosa kita belum termaafkan, maka akan tetap ada dan dihitung di hari perhitungan kelak.

Jika Memang Kamu Membenci Orang Lain, Berusahalah Untuk Memaafkan, Jangan Sampai Kebencianmu Membuatmu Membalas Rasa Sakit Dan Menyakiti Orang Lain

Jangan menyimpan benci, karena benci akan berubah menjadi dendam, yang akan menghancurkanmu sendiri nanti. Berusahalah untuk memaafkan dirimu sendiri, juga orang yang kamu benci. Jangan sampai hanya karena alasan kebencian kamu balik menyakitinya, menghina hingga menjatuhkannya. Karena sama saja, kamu telah melakukan perbuatan dosa, yang tidak akan hilang sebelum dia memaafkanmu. Apalagi jika kebencian yang kamu miliki tanpa dasar.

Jadi Belajarlah Untuk Tidak Sampai Menyakiti Orang Lain, Jika Kamu Tak Sengaja Menyakitinya, Segeralah Minta Maaf, Jika Kamu Memang Punya Niat Menyakiti, Segera Hilangkan.

Belajar untuk tidak menyimpan kebencian yang akan menimbulkan keinginan untuk menyakiti orang lain, jika memang kamu tak sengaja melakukan kesalahan, segeralah meminta maaf, sebelum terlambat. Dan bagi kamu yang memang punya niat menyakiti orang lain, segeralah untuk menghilangkannya. Ingatlah Bahwa Allah menyukai orang orang yang baik yang meneybarkan kebaikan bukan keburukan, hinaan ataupun kebencian.

Wanita Bukanlah Makhluk Allah Yang Lemah, Tapi Hamba Yang Penyayang Dan Lemah Lembut Hatinya

Meskipun secara fisik, wanita memang dibawah laki laki, atau bisa dibilang lebih lemah daripada laki laki, namun sebenarnya wanita adalah makhluk yang kuat dan bisa bertahan bahkan lebih baik daripada laki laki. Wanita pun adalah hamba Allah SWT yang diberikan sifat penyayang, lemah lembut dan penuh kasih, apalagi saat mereka sudah menjadi seorang istri dan ibu, wanita adalah sosok yang kuat yang akan berjuang keras untuk melindungi dan menjaga baik keluarganya.

Wanita Adalah Sosok Yang Kuat, Mereka Menangis Karena Sifatnya Yang Tak Tegaan Dan Lemah Lembut 

Wanita memang mudah menangis, tapi bukan karena mereka lemah, tapi karena memang sifatnya yang tidak mudah tega terhadap penderitaan orang lain dan lemah lembut dalam menghadapi berbagai hal. sehingga saat tersakiti atau melihat orang lain tersakiti, maka dia pasti akan menangis dan merasakan kesedihan. Jadi memang benar, jika ada yang mengatakan jika wanita menggunakan perasaannya, sehingga apa yang terjadi dalam hidupnya, wanita lebih mudah tergerak hatinya.

Secara Fisik Wanita Mungkin Lebih Lemah Daripada Laki Laki, Tapi Secara Keinginan, Kekuatan Mempertahankan Dan Melindungi, Wanita Jauh Lebih Hebat 

Mungkin jika diadu jotos, atau adu kekuatan yang menggunakan fisik, wanita mungkin akan kalah dari laki laki, meskipun ada pula yang menang berkat latihan fisik yang intens. Tapi tetap secara umum, laki laki memang lebih kuat dari wanita. Namun, meskipun secara fisik wanita kalah, tapi dalam bertahan dan menjaga sesuatu wanita bisa sangat luar biasa. Bagaimana wanita menjaga kandungannya, menyusui, melahirkan seorang anak, yang tidak mungkin laki laki dapat lakukan. Selain itu, wanita bisa melakukan apa saja, untuk mempertahankan keluarganya dan melindunginya, bahkan dia bisa lebih galak daripada seorang laki laki untuk keluarganya

Wanita Bisa Menjadi Laki Laki Sebagai Tulang Punggung Keluarga, Tapi Laki Laki Tidak Bisa Sepenuhnya Menjadi Wanita Dalam Mengurus Keluarganya 

Pernah mendengar sebuah ceramah, bagaimana seorang wanita, meskipun tanpa laki laki, bisa bekerja keras sekaligus mengurus keluarganya dengan baik. Wanita pun biasanya lebih setia daripada laki laki dalam hubungan, saat ditinggal oleh suaminya, wanita masih bisa single sampai ajal menjemput. Namun bagaimana dengan laki laki? laki laki tidak bisa hidup tanpa seorang wanita, meskipun dia pandai bekerja diluar, dia tidak akan mampu mengurus sendiri keluarganya. Sehingga wanita bisa menjadi ibu sekaligus ayah untuk keluarganya, tapi laki laki masih terlalu sulit.

Wanita Adalah Hamba Allah SWT Yang Lemah Lembut Dan Diistimewakan. Bahkan Surga Terletak Dibawah Kakinya

Selain berperan sebagai manusia, istri dan ibu, wanita juga hamba Allah SWT yang diciptakan dengan penuh kasih sayang dan rahmatNya. Mempunyai anak seorang wanita, memang tanggung jawabnya harus luar biasa hebat, karena wanita bisa menjadi ladang rizki, dan bisa juga menjadi ladang dosa. Sehingga dalam merawat anak laki laki dan wanita memang sering berbeda. Dan sebagai hamba Allah, wanita mudah terketuk hatinya untuk melakukan kebaikan dan menyayangi umat manusia. Apalagi jika dia menjadi seorang istri dan ibu, Surga pun berada dibawah telapak kakinya.

Namun, Meskipun Wanita Adalah Sosok Yang Kuat, Namun Wanita Lebih Banyak Merendahkan Diri dan Penurut Di Hadapan Suami, Bukan Karena Dia Begitu Lemah, Tapi Karena Dia Sadar Bahwa Itu Adalah Kewajibannya Sebagai Seorang Istri dan Wanita Mulia DiHadapan Allah 

Wanita bisa hidup tanpa laki laki, tapi tetap membutuhkan laki laki yang mencintai dan dicintai olehnya. Sehingga meskipun dia sebenarnya sosok yang kuat, dihadapan suami, dia adalah istri yang baik, lemah lembut, rendah hati dan menuruti suami. Karena wanita sadar, laki laki adalah pemimpin dalam keluarga, selain itu juga upaya untuk menjaga keutuhan rumah tanggnya. Wanita mengerti tugas dan kewajibannya sebagai seorang istri di rumah, dan saat bersosialisasi di luar, sehingga di rumah dia menjadi istri yang mulia, sedangkan di luar rumah dia bisa menjadi sosok yang kuat untuk membela wanita lainnya.

Justru Tidak Ada Kebaikan Yang Akan Kamu Dapatkan, Jika Menyebarkan Kebaikan Dengan Cara Yang Salah

Kita memang berkewajiban untuk menyebarkan kebaikan, dan membela agama islam sebaik baiknya. Bahkan jika dengan mempertaruhkan nyawa sekalipun. Namun sekali lagi, bahwa islam adalah agama yang baik, yang lebih menghargai perdamaian, baik antar sesama umat islam ataupun umat lainnya. Islam tidak pernah mengajarkan untuk membunuh apalagi sampai melukai orang yang salah. Islam diajarkan untuk saling memberi kasih sayang, menyampaikan kabar perdamaian, mengagungkan nama Allah SWT dan untuk selalu beribadah kepadaNya.

Berjuang Di Jalan Islam Memang Jihad, Dan Pahalanya Surga , Tapi Membunuh Orang Lain Bukan Jihad Dan Juga Bukan Islam

Jika masih ada orang yang mengatakan bahwa membunuh hingga melakukan bunuh diri atas nama islam, sungguh dia hanya berkedok menggunakan agamanya untuk membenarkan hal yang salah. Islam adalah agama rahmatan lil alamin, agama yang memberi rahmat bagi semua umat, dan memang kita harus membelanya sebaik mungkin. Namun berjihad dalam islam, bukan dengan saling membunuh dan menghunuskan senjata. Tapi jihad bermakna lebih luas, saat kita berusaha keras untuk menjalankan perintah Allah, berbuat baik kepada sesama dan menjalankan syariat agama, mengejar dan menyebarkan ilmu, melaksanakan tanggung jawab dengan baik, entah sebagai hamba atau manusia sosial, itu adalah jihad yang sebenarnya.

Orang Yang Menyebarkan Kebaikan Tapi Menggunakan Cara Yang Salah, Seperti Mencuci Baju Kotor Dengan Air Seni, Tidak Mungkin Bersih dan Suci 

Sebagai hamba Allah tujuan kita menyebarkan kebaikan bukan hanya agar hidup ini damai, namun yang terpenting adalah mendapatkan ridho Allah SWT, oleh sebab itu, jika kita menyebarkan kebaikan tapi menggunakan cara yang salah, misal seperti ingin memperjuangkan islam tapi, dengan menyakiti umat lain, tentu saja tidak akan mendapatkan ridho Allah SWT.

Dan juga masih ingat bukan, bagaimana kisah Sunan Kalijaga, saat beliau masih menjadi penjahat, meskipun beliau berniat baik, mencuri untuk membagikannya kepada rakyat miskin, namun tetap saja, apa yang dilakukannya adalah suatu yang salah, dan mendapatkan hukuman untuk mensucikan dirinya dengan menjaga sebuah kali selama bertahun tahun.

Menyebarkan Kebaikan Dan Berbuat Baik Kepada Siapa Saja Adalah Ajaran Islam, Bukan Membunuh Apalagi Bunuh Diri 

Bunuh diri adalah hal yang paling dibenci oleh Allah dan bukan sama sekali ajaran islam, apalagi jika membunuhnya juga dengan membunuh orang lain, Padahal sudah jelas bahwa islam adalah agama yang mengajarkan dan menyebarkan kebaikan. Nabi Muhammad dalam ajarannya dan tindakannya juga selalu mengutamakan kebaikan baik bagi umatnya maupun umat lainnya. Bagaimana dulu Nabi selalu memberi makan pengemis kafir yang justru membencinya, bagaimana Nabi selalu mengutamakan perdamaian antara penduduk Yahudi maupun Nasrani, dan bagaimana beliau juga menghormati ajaran Nabi Nabi yang terdahulu. Jika pada jaman Nabi ada perang, itu karena membela islam karena saat itu islam mendapatkan penekanan. kekerasan bahkan dimusuhi oleh orang orang jahiliyyah.

Dalam AlQur'an Pun Sudah Dijelaskan Bahwa Tidak Boleh Menghina Orang Lain, Ataupun Umat Lain, Karena Yang Menghina Lebih Baik Daripada Yang Di Hina, Umat Islam Diajarkan Untuk Menghilangkan Kesombongan Dan Bersikap Rendah Diri 

Seorang umat islam sejati, adalah mereka yang justru rendah hati dan tidak pernah menyombongkan agama yang dimilikinya, apalagi sampai menghina pemeluk agama lain ataupun orang lain. Karena sungguh Allah SWT membnci sikap yang sombong. Kamu tahu kenapa iblis di buang dari surga dan dimasukkan ke dalam neraka selama lamanya, Bukan karena mereka bukan hamba Allah yang baik, tapi karena sifat sombong mereka yang merasa lebih baik dari Adam, sehingga kesombongan itu pula yang akan membakar segala kebaikan yang dimiliki oleh seseorang.

Jadi Sebarkan Kebaikan Dengan Cara Yang Baik, Berjihadlah Dengan Cara Yang Benar, Sayangilah Semua Orang Dan Syukurilah Hidup Ini Dengan Menghargainya 

Jika ingin berbuat baik, jika ingin berjihad, maka berjihadlah dengan cara yang benar. Bertaubatlah dan hilangkan semua hal buruk dalam hatimu. Mulai tingkatkan ibadahmu dan menyebarkan banyak kebaikan kepada semua orang. Selain itu tumbuhkan cinta dan kasih sayang dalam hati, juga syukurilah hidup yang sudah Allah berikan, dengan menjaga kesehatan diri dan menikmatinya, Bukan malah melakukan bunuh diri, apalagi bunuh diri untuk membunuh orang lain.

Siapapun Kamu, Jadi Apapun Dirimu, Ingatlah Kamu Tetap Anak Dari Seorang Ibu

Saudara seiman, sebangsa maupun senegara, satu hal yang harus kamu ingat saat kamu beranjak dewasa, dan menggapai cita cita, membangun mimpi dan juga bekeleuarga dengan seseorang yang berarti dalam hidupmu, adalah cinta kasih ibumu yang tidak akan pernah luntur siapapun kamu. Baginya, meskipun kamu sudah sukses, kaya, atau masih merintis dalam kesederhanaan, kamu tetap anaknya dan tetap menjadi bagian hidupnya yang paling istimewa. Jadi siapapun kamu dan seperti apapun kamu, tetap sayangi ibumu, rawatlah dia dan cintai dia, sebagaimana dia selalu mencintai dan menyayangimu

Tidak Ada Cinta Kasih Seperti Ibumu, Dia Yang Benar Benar Tulus Berjuang Untukmu Dan Demi Kebahagiaanmu 


Kamu begitu bahagia mendapatkan cinta dan kasih sayang dari pasanganmu atau kekasihmu, tapi sebesar apapun cinta dan kasih sayang yang dia berikan, tidak akan pernah bisa mengalahkan cinta dan kasih sayang ibu. Memang terkadang banyak orang tua atau ibu mengajari anak anaknya dengan cara yang berbeda, namun satu hal yang pasti, bagaimanapun mereka mengajari dan membesarkan anak anaknya, mereka selalu mengutamakan kebahagiaan dan kesuksesan anak anaknya. Jadi seorang ibu bisa berbuat apapun dan berjuang apapun untuk anak mereka.

Seorang Ibu, Akan Mencintaimu Bahkan Sebelum Kamu Terlahir Di Dunia Ini, Hingga Mempertaruhkan Nyawanya Untuk Dirimu 

Hebatnya lagi, cinta seorang ibu, bukan berpatok, soal bagaimana rupamu, kaya tidaknya kamu nanti dimasa depan, jadi apapun dirimu. Cinta seorang ibu seperti cinta murni yang kamu rasakan bahkan sebelum kamu terlahir di dunia ini. Bahkan baginya kamu juga merupakan keajaiban dari Allah SWT yang berharga, sehingga ibu selalu berusaha memberikan yang terbaik untukmu.

Seorang Ibu Akan Selalu Menganggapmu Sebagai Seorang Anak Kecil Baginya, Meskipun Kamu Sudah Beranjak Dewasa 

Meskipun kamu sudah sukses hingga berumah tangga sendiri, bagi seorang ibu, anak tetaplah anak. dan sudah menjadi naluri seorang ibu untuk selalu melindungi anaknya, sehingga wajar saat dia selalu menganggap kamu sebagai anak kecilnya dan memanjakanmu. Karena memang sudah menjadi suatu kebahagiaan untuk ibu, ketika dia bisa membuatnya anaknya bahagia, memilih yang terbaik untuknya dan menjaganya dari apapun atau orang orang yang sekiranya tidak baik untuk anak anak mereka.

Jadi Sudah Sepantasnya Bahwa Islam Mengajarkan Bahwa Surga Di Bawah Telapak Kaki Ibu, Dan Lebih Mendahulukan Ibu Daripada Ayah 

Begitu besarnya jasa ibu, begitu banyaknya penderitaan ibu untuk anak anaknya, menjadikan islam mengangkat derajat ibu setinggi tingginya. Bahkan menjadikan surga yang notabene adalah tempat yang diidamkan semua manusia, berada dibawah telapak kaki ibu. Dan juga mendahulukan ibu sampai 3 kali ucapan baru kemudian ayah, Oleh sebab itu sebagai anak, sebaik mungkin selalu menghormati ibu dan jangan sampai mengucapkan kata kata yang menyakiti ibu. Jika memang kamu punya keinginan atau pendapat berbeda dari ibumu, yakinkanlah dulu padanya, bahwa apa yang kamu inginkan terbaik untukmu. Percayalah setiap ibu hanya ingin anak anaknya bahagia.

Sehingga Siapapun Kamu, Dan Jadi Apapun Dirimu, Jangan Lupa Bahwa Kamu Tetap Anak Dari Seorang Ibu, Cintai, Rawat dan Kasihi Ibumu Sebagaimana Dia Selalu Mencintai dan Merawatmu Saat Kecil Hingga Dewasa 

Jika sekarang kamu sudah sukses dan mapan, ataupun jika kamu masih hidup sederhana, ataupun kamu menjadi apapun. Satu hal yang harus kamu lakukan adalah tetap sayangi dan cintai ibumu sebaik mungkin. InsyaAllah pula, dengan memberikan cinta yang tulus pada ibumu dan ayahmu, jalanmu menuju kesuksesan akan lebih lancar. Rawat ibumu dan ayahmu, saat usianya sudah mulai menua, dan butuh lebih banyak perhatian darimu, Kasihilah mereka sebagaimana mereka selalu mencintai dan menyayangimu, juga berjuang untuk kebahagiaanmu saat kamu kecil dulu.


Jangan Mencari Yang Sempurna, Karena Allah Menciptakan Berpasang-Pasangan Untuk Saling Menyempurnakan Satu Sama Lain

Tidak ada manusia yang sempurna, karena yang ada adalah orang orang yang berusaha menjadi lebih baik sepanjang hidupnya. Semua orang pasti punya kekurangan, oleh karena itu, Allah SWT menciptakan berpasang pasangan untuk saling menyempurnakan. Jadi buat akhi/ukhti yang sedang berusaha menemukan jodohnya, saat ada seseorang yang hadir dalam hidupmu, jangan lihat kekurangan atau kelebihannya terlebih dahulu. Utamakan lihatlah agamanya dan akhlaknya, karena dia tidak hanya menjadi pendamping hari ini atau esok, tapi untuk selamanya.

Jangan Mencari Yang Sempurna, Tapi Carilah Seseorang Yang Tak Pernah Berhenti Berusaha Menjadi Lebih Baik 

Kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT, dan setiap makhluknya, pasti punya kekurangan dan kelemahan, dibalik kekuatan dan kelebihan yang dimiliki. Jadi jangan pernah memasukkan kedalam hati untuk mendapatkan jodoh yang sempurna, tapi carilah jodoh yang senantiasa tidak pernah berhenti untuk berusaha berubah menjadi sosok yang lebih baik.

Setiap Makhluk Allah, Pasti Punya Kekurangan Dan Kelebihan, Dan Allah Menciptakan Pasangan Untuk Saling Menyempurnakan Satu Sama Lain

Bukan berarti hanya karena pasangan kita atau calon jodoh kita pasti mempunyai kekurangan, lalu kita akan merasa sulit dan khawatir. Justru, jodoh itu adalah saling melengkapi, saling menguatkan, dan saling berbagi. Jadi tidak usah khawatir apapun kekurangan pasanganmu nanti., karena kamu pasti bisa melengkapinya, bahkan mencintai kekurangan itu dan menjadikannya kekuatan untuk menguatkan hubungan yang telah tercipta.

Lagipula Kamu Tidak Akan Mendapatkan Yang Sempurna Atau Yang Baik. Jika Kamu Tidak Fokuskan Untuk Memperbaiki Terlebih Dahulu 

Daripada sibuk mencari yang sempurna versi kamu, lebih baik kamu memfokuskan diri untuk memperbaiki dirimu terlebih dahulu, Yakinlah saat kamu berusaha menjadi lebih baik, maka jodohmu pun juga akan berusaha untuk merubah dirinya menjadi lebih baik pula. dan kamu pasti akan mendapatkan yang baik, bahkan dari versi "sempurna" yang kamu harapkan.

Dan Jodoh Adalah Urusan Allah, Lebih Baik Banyak Bertawakkal Dan Berdoa, Serahkan Saja Semuanya Pada Allah 

Lagipula siapapun jodohmu., bagaimana dia nantinya, hanya Allah SWT yang tahu, kamu tidak perlu terlalu mengkhawatirkan dan merisaukannya, Tugasmu hanyalah tidak pernah berhenti memperbaiki diri, terus berdoa dan bertawakkal. dan disaat yang tepat nanti Allah SWT akan mempertemukan kamu dengan jodoh sejatimu.

Dan Jika Kamu Dalam Pilihan, Utamakan Untuk Memilih Atau Mencari Dia, Yang Baik Agama Dan Akhlaknya, InsyaAllah Dia Adalah Pintu Surga Dan Keberkahan Bagimu 

Jangan mencari yang sempurna, karena Allah sudah menyiapkan jodohmu untuk saling menyempurnakan. Lebih baik utamakan untuk mencari dia yang baik agama dan akhlaknya. Dia tak harus tampan ataupun kaya, karena sesungguhnya ketampanan dan kekayaan adalah hal duniawi yang akan hilang. Tapi insyaAllah saat kamu mengutamakan mencari yang baik agama dan akhlaknya, dia akan berusaha untuk menjadi yang lebih baik untukmu, dan pasti bisa menjadi jalan pahala dan pintu surga.

Wanitamu Adalah Partnermu Dan Istrimu, Ajaklah Dia Berjalan Sejajar Denganmu Bukan Di Belakangmu

Untuk para lelaki, hargailah wanita, apalagi wanita yang telah bersedia mendampingi hari harimu dan susah senangmu. Dia adalah pelipur lara bagimu, jalan surga bagimu dan juga wanita yang melahirkan dan merawat anak anakmu kelak. Dia tidak hanya wanita yang menjadi istrimu, yang setia mendukungmu, tapi juga partner hidupmu, teman sejatimu sampai ajal menjemput. Tempat kamu berbagi, dan bertukar pendapat. Jadi jangan hanya jadikan dia makmum yang harus menuruti semua kemauanmu, tapi jadikanlah dia sejajar denganmu, orang yang siap memegang erat tanganmu dalam keadaan apapun.

Wanitamu Adalah Partner Hidupmu. Dia Yang Akan Selalu Mendukungmu Dan Siap Memberikan Pendapat Terbaik Bagi Setiap Masalahmu

Jangan simpan masalahmu sendirian, karena hidup berumah tangga bukan lagi soal menemukan solusi dan menyelesaikan masalah sendirian, ajaklah istrimu untuk saling bertukar pendapat. Bahkan membantumu dalam setiap masalah hidupmu. Dia tidak hanya seorang wanita yang pandai di dapur atau sekedar mengurus anak, dia juga partner hidup dan kerjamu, yang siap mendukungmu dengan ide ide baru dan segar yang perlu kamu pertimbangkan.

Tidak Hanya Mendukungmu, Tapi Wanitamu, Juga Melahirkan Anak Anakmu, Menentramkan Hatimu. Dan Wanita Yang Seharusnya Kamu Hormati Setelah Ibumu 

Sungguh menjadi wanita itu bukanlah hal yang mudah, mereka harus merasakan begitu sakit, susah, bahkan siap mengorbankan nyawanya, untuk melahirkan, menjaga, dan merawat anak anakmu. Mereka pula adalah wanita yang akan menentramkan hatimu yang sedang gundah dan bingung. Membuatmu tetap semangat untuk menghadapi hari dan dunia yang tak selalu baik. Sehingga wanitamu, istrimu adalah wanita yang seharusnya kamu hargai, kamu hormati perjuangannya, setelah ibumu.

Istrimu Bukan Hanya Pengurus Anak Dan Dapur, Wawasannya Dan Pendapatnya Juga Berharga Dan Patut Untuk Di Pertimbangkan

Jangan selalu berpikiran bahwa tugas istri cukup di dapur dan mengurus anak, karena seorang wanita dapat melakukan hal yang lebih. Banyak istri yang bisa bekerja membantu suami, bahkan berpenghasilan sendiri sambil mengurus rumah tangga dan anak. Oleh sebab itu, wawasan wanita sekarang ini dan pendapatnya juga tidak boleh hanya dipandang sebelah mata. Justru saat kamu menemukan suatu masalah, coba curhatkan dengan istri agar menemukan solusi terbaik.

Sehingga Gandenglah Tangan Istrimu, Jangan Hanya Memintanya Menuruti Kehendakmu. Hargai Pula Keinginan Dan Kehendak Istrimu 

Istri memang makmum, dan suami adalah imam, tapi bukan berarti lalu seorang istri hanya tunduk dan menuruti kehendak suami. Istri juga punya pemikiran dan pendapat sendiri yang juga harus dihargai. Apalagi jika kehendak dan pemikiran itu, bertujuan agar keluarga menjadi lebih baik dan lebih harmonis. Juga sebagai seorang suami, jangan selalu memaksakan kehendak kepada istri, Hargailah istrimu, berhentilah untuk bersikap egois. Karena setiap istri pasti menaati dan menuruti perintahmu, tapi jangan gunakan itu, untuk menjadi alasan menindak istrimu sesuka hati.

Biarkan Dia Berjalan Sejajar Denganmu, Percayalah Dia Tidak Akan Mendahuluimu, Karena Dia Sudah Tahu Tugas Dan Kewajibannya. Jangan Biarkan Dia Menjadi Wanita Yang Terbelakang. 

Dibalik sosok laki laki yang hebat ada wanita yang siap untuk selalu mendukung dan membantunya. Dia adalah wanita yang tidak hanya cerdas dan sigap, namun juga wanita yang sadar bahwa tugas dan kewajibannya sebagai ibu rumah tangga sangat penting. Lagipula bukan jamannya lagi, wanita hanya mengurus anak dan dapur. Biarkan istrimu berkreasi dan menggapai mimpi dan juga angan angannya. Percayalah, bahwa dia tidak akan pernah mendahului langkahmu, karena dia begitu menghormatimu. Malah, langkahnya, akan selalu menopangmu dan membantumu bangkit saat kamu terjatuh.