Tuesday, 26 September 2017

Kesalahan Terbesarku Adalah Memenuhi Hatiku Dengan Dirimu Dan Tidak Tahu Bagaimana Menghapusnya Saat Kamu Pergi.

loading...

Saat aku mencintaimu dan saat aku memberikan hatiku kepadamu. Aku sama sekali tak pernah berpikir bahwa akhirnya kamu bukanlah akhir dari pencarianku. Aku terlalu percaya dan yakin bahwa cinta kita tak akan pernah luntur apapun yang akan terjadi. Aku terlalu percaya diri pada rasa cinta yang aku miliki. Dan memenuhi dirimu di dalam hatiku hingga tidak bisa menyediakan ruangan lain untuk orang lain. Kesalahanku aku terlalu mencintaimu dan tidak tahu bagaimana caranya menghilangkan rasa cinta itu dan menghapus semua tentangmu

Kesalahan Terbesarku Adalah Aku Terlalu Mencintaimu. Aku Terlalu Mengagumimu. Dan Terlalu Yakin Bahwa Kita Pasti Bersama Akhirnya Nanti 

Jujur saja, aku tak pernah siap dengan perpisahan ini, akupun tak pernah berpikir bahwa hal ini mungkin saja terjadi dalam hubungan kita. Apalagi aku merasa semuanya berjalan baik baik saja. Oke, memang ada satu dua pertengkaran, kesal, jengkel dan marah. Namun selalu bisa diselesaikan dengan baik baik. Bahkan sampai akhir perpisahan sekalipun kamu masih sempat mengatakan bahwa kamu mencintaiku. Jadi katakan, apakah aku bisa siap menerima bahwa akhirnya hubungan ini harus berakhir. Disaat aku begitu mencintaimu, disaat aku ingin sekali merubah sifat burukku untukmu. Disaat aku menyadari kesalahanku. Disaat aku sangat kagum atas sikapmu yang begitu sabar menghadapiku. Di saat cinta ini sudah terlalu besar dan kamu malah pergi dari hidupku.

Kesalahanku Terbesarku Adalah Bahkan Sampai Akhir Perpisahan Sekalipun, Aku Masih Menganggap Semua Ini Lelucon, Aku Masih Menganggap Bahwa Ini Hanya Sekedar Bercanda. Aku Selalu Merasa Bahwa Kamu Mencintaiku Seperti Yang Selama Ini Aku Rasakan. 


Kamu tahu, bahkan saat akhir perpisahan itu, aku masih menganggap bahwa semua yang terjadi hanyalah sekedar lelucon yang tidak lucu. Kamu tidak benar benar melepasku. Kamu hanya sedang bercanda dan mengujiku saja. Aku masih saja merasa bahwa " ahh tidak mungkin, tidak mungkin kamu akan setega itu kepadaku. Bukankah baru kemarin kita masih keluar, dan hubungan kitapun masih baik baik saja, jadi rasanya tidak mungkin jika sekarang tiba tiba kamu minta putus. Aku masih belum benar benar sadar bahwa perpisahan itu benar benar terjadi dan kamu benar benar pergi dari hidupku. Namun entah kenapa seakan hatiku menolaknya. Entah kenapa aku selalu yakin bahwa kamu masih mencintaiku. Masih yakin bahwa semua ini hanya permainan yang kamu ciptakan untuk menguji cintaku.

Kesalahan Terbesarku Adalah Aku Belum Benar Benar Bisa Menghapus Dirimu Dalam Hatiku. Setiap Kali Aku Pergi Ke Tempat Kita Pernah Bersama. Dan Selalu Aku Merasa Melihat Dirimu. Bahkan Terkadang Aku Masih Mendengar Suaramu. 

Aku tak tahu aku harus bagaimana lagi. Bahkan saat aku berusaha untuk menghapusmu dalam hidupku. Dirimu malah lebih sering hadir. Saat aku berada dalam keramaian, aku seakan mendengar suaramu, suara yang sama persis dengan dirimu. Tapi ternyata itu bukan kamu. Saat aku membutuhkan kesepian. Aku melihat kamu. Entah darimana asal bayangan itu. Tapi aku masih sering melihatmu seakan tersenyum kepadaku. Lalu bagaimana caraku agar mampu untuk menyadari bahwa kamu memang telah pergi.