Tuesday, 28 November 2017

Ketika Aku Sudah Diam Dan Cuek, Tandanya Aku Sudah Benar Benar Marah Dan Tak Peduli Lagi.

loading...
Saat aku berbicara sudah tidak dipedulikan lagi, apa yang aku lakukan selalu saja diremehkan disebelah mata. Kamupun terlalu keras kepala dengan segala egomu. Maka aku lebih baik diam saja dan mulai bersikap cuek. Buat apa aku berbusa busa menasehatimu, meminta perhatianmu, berjuang sekeras ini, jika kamu tak memperdulikan itu semua.

Diamku Bukan Karena Aku Tidak Perhatian, Justru Karena Banyak Perhatianku Yang Tidak Kamu Pedulikan. 
Aku Diam, bukan karena aku tidak peduli lagi padamu, atau tidak perhatian seperti yang kamu sampaikan. Justru karena aku selalu memberikan perhatian, selalu menasehatimu agar berubah menjadi yang lebih baik. Namun kamu selalu mengindahkan kata kataku, dan meremehkannya begitu saja. Masuk telinga kiri, keluar telinga kanan.

Aku Juga Manusia Biasa Yang Punya Rasa Lelah Dan Bosan. Lelah Bila Perjuanganku Selalu Kamu Sia Siakan. 
padahal aku sudah berusaha semaksimal mungkin menunjukkan keseriusanku dan rasa cintaku kepadamu. Namun kamu sama sekali belum bisa merasakan ketulusanku. Akhirnya aku lelah dan bosan dengan semua ini. Lebih baik aku diam saja dan membiarkan kamu melakukan apapun yang kamu mau.

Padahal Aku Menasehatimu Agar Kamu dan Kita Menjadi Lebih Baik. Diamku Adalah Protesku. Saat Kamu Hanya Mengiyakan Tanpa Melakukan Yang Kunasehatkan. 
Semua yang aku katakan kepadamu, tak lebih karena aku begitu peduli kepadamu. Aku ingin kamu dan aku serta hubungan kita menjadi lebih baik lagi. Memang mulutmu berkata iya dan iya atas nasehatku, tapi tindakanmu sama sekali tak mencerminkan bahwa kamu memang mengiyakan apa yang aku sampaikan. Jadi lebih baik aku diam.

Akupun Tidak Ingin Berdebat Denganmu Lebih Banyak. Apalagi Kamu Selalu Menganggap Aku Menyalahkanmu. Padahal Aku Hanya Ingin Menunjukkan Yang Terbaik Padamu. 
Aku tidak suka berdebat panjang lebar hanya untuk menunjukkan siapa yang salah dan siapa yang benar. Lebih baik diam saja, daripada masalah yang seharusnya sepele malah menjadi hal yang besar dan menganggu hubungan kita. Apalagi jika seandainya toh, aku yang benar, malah kamu salah paham dan tidak mengerti dengan menganggap bahwa aku menyalahkanmu. padahal justru aku ingin menunjukkan yang terbaik padamu. Makanya aku tidak selalu membelamu.

Jadi Jangan Salahkan Aku Jika Aku Mulai Bersikap Diam Dan Cuek Kepadamu. Aku Merasa Bahwa Apa Yang Aku Sampaikan Dan Lakukan Tidak Ada Gunanya. Dan Kuharap Kamu Bisa Mengerti Akhirnya. 
Kuharap dengan diamku, kamu akan berubah dengan sendirinya menjadi lebih baik. Daripada aku meresponmu, malah menjadi perdebatan, saling menyalahkan dan berujung pada pertengkaran. Apalah artinya aku mengucapkan banyak hal, selalu mengingatkanmu, jika kamu menganggap semua hal itu enteng dan terlihat tak peduli. Lebih baik aku diam, karena aku sudah tak tahu lagi apa yang harus aku lakukan untuk membuatmu mengerti.