Monday, 22 January 2018

Karena Air Mata Adalah Cara Untuk Mengungkapkan Rasa, Saat Bibir Tak Mau Berbicara Tentang Hati Yang Terluka

loading...
Tak semua hal harus diungkapkan dan dijelaskan, karena ada banyak rahasia dalam hati yang berusaha untuk dijaga agar hati ini atau orang lain tidak terluka. Dan saat diri sudah tidak mampu menahan gejolak emosi yang ada, air mata akan menetes sendiri bahkan tanpa di minta. Karena dia ingin mengungkapkan suatu rasa, suatu kesedihan saat mulut tetap bersikukuh memilih diam.

Karena Tak Semua Yang Terluka Dapat Berbicara, Lebih Banyak Yang Memilih Diam Dan Menangisi Kesedihannya


Bukannya tak ingin menyampaikan maksut hati, saat seseorang terluka, namun lebih karena rasa sakit yang begitu mendalam, karena tak ingin ada yang tersakiti, karena tak tahu bagaimana memulai berucap. Diam adalah pilihan terbaik dan menangis adalah cara untuk menenangkan hati yang terluka. Sehingga meskipun banyak luka yang sebenarnya ingin disampaikan, mereka tetap memilih diam dan hanya menangisi kesedihannya.

Banyak Alasan Dan Ketakutan Menyampaikan Sesuatu, Mulai Dari Takut Akan Kesalah Pahaman, Hingga Takut Mereka Yang Tercinta Ikut Terluka


Jika hari ini, ada seseorang begitu tulus tersenyum kepadamu, jika ada yang terlihat ceria untuk membuatmu terhibur, bukan berarti hati mereka tak pernah mengalami luka dan sakit hati yang begitu mendalam. Malah karena beratnya rasa sakit yang harus dipikul mereka memilih untuk menyimpannya sendiri. Bukan karena mereka egois apalagi sok kuat. Tapi karena mereka tak ingin terlihat lemah dan membuat orang yang disayanginya khawatir berlebihan.

Meskipun Tak Melulu Soal Terluka, Tapi Air Mata Tetap Menjadi Luapan Dari Suatu Rasa


Menangis tak selalu soal kesedihan, saat kita begitu bahagia dan tak mampu mengungkapkannya dengan kata kata kitapun akan memilih menangis sebagai jalan keluarnya, untuk menyampaikan sebuah rasa. Seakan orang yang diajak berbicara akan langsung mengerti dan memahami makna air mata yang kita keluarkan. Karena saat orang sudah menangis, maka itu adalah puncak dari luapan suatu rasa, entah sedang terluka ataupun berbicara.

Jadi Tak Perlu Banyak Berbicara Atau Bertanya Saat Melihat Seseorang Menangis, Cukup Peluklah Mereka Begitu Hangat Dan Tanpa Mengatakan Kamu Begitu Peduli



Saat ada teman, sahabat, ataupun saudara yang terluka dan menangis di hadapanmu, tanpa kamu tahu sebabnya apa, cukup diam saja terlebih dahulu. Jangan bertanya ataupun berbicara apapun, biarkan mereka meluapkan segala rasa sakit yang dipunya lewat tetesan air mata itu. Nantinya setelah hati lebih tenang, tanpa diminta mereka akan mengungkapkan alasan yang melanda hatinya. Cukup berikan pelukan dan perhatianmu tanpa harus berkata apapun untuk menunjukkan suatu kepedulian.