Bukan Kuantitas, Tapi Kualitas, Keikhlasan Dan Manfaat Dari Setiap Kebaikan Yang Kamu Berikan

Jangan pernah ragu untuk selalu berbuat baik, meskipun kebaikan yang kamu berikan sederhana atau tidak seberapa pada seseorang secara jumlahnya. Cukup semampumu saja, asal kamu benar benar ikhlas dan kebaikan itu membawa manfaat untuk orang lain.

Karena seyogyanya yang terpenting, saat kamu berbuat baik, adalah keikhlasan hatimu dalam memberikannya. Apalagi, kamu sadar dan tahu bahwa kebaikanmu belum tentu dibalas kebaikan pula oleh seseorang yang kamu bantu. Malah, ada juga yang menggunakan kebaikan itu sebagai kesempatan untuk menjatuhkanmu.

Sehingga, agar kebaikanmu menjadi suatu keberkahan sendiri bagimu, kamu harus belajar ikhlas saat menolong seseorang. Yakinlah, apapun balasan orang lain padamu, amal kebaikanmu sudah dicatat oleh para malaikat, dan pasti menjadi tabungan amalmu kelak di hadapan Sang Pencipta.

Bukan Kuantitas, Sedikit Asalkan Ikhlas dan Memberi Manfaat, Kebaikanmu Sudah Menjadi Berkah


Misalnya saja, dengan ikhlas memberikan senyuman terbaik kepada siapa saja yang berada disekitarmu. Maka itu adalah salah satu contoh sedekah sederhana yang lebih bernilai dari pada memberikan banyak harta tapi riya’ atau terus menggerutu.

Misalnya saja, dengan hanya menyampaikan atau mengajarkan satu ayat dengan sepenuh hati pada seseorang. Bahkan tidak berhenti sampai dia benar benar paham dan mengerti. Itu lebih baik daripada menyampaikan banyak ilmu dalam satu waktu, dengan niat hanya karena ingin dipuji.

Sedikit, asal ikhlas dan bermanfaat untuk seseorang, insyaAllah sudah menjadi amal kebaikan darimu yang akan menjadi keberkahan dalam hidupmu.

Bukan Kuantitas, Tapi Kualitas, Dimana Kamu Memberikan Bantuan Kepada Seseorang Sepenuh Hati, Serta Terbaik Dari Apa Yang Kamu Punya. Dan Kamupun Sama Sekali Tak Mengharapkan Balasannya


Kadang, salah satu alasan atau semangat kita dalam membantu seseorang, bahkan  sampai berlebihan, adalah harapan nantinya kita juga akan mendapatkan bantuan atau balasan yang sama dari orang itu. Namun, faktanya, tidak semua orang yang kita tolong akan membalas dengan kebaikan yang sama. Ada pula yang membalas air susu dengan air tuba. Sehingga kita merasa tak adil atau ragu untuk menolong lagi.

Memang, Pada dasarnya semua kebaikanmu pasti akan dibayar lunas bahkan berlipat ganda oleh Allah SWT. Namun, syarat pertama kebaikan itu, haruslah ikhlas dalam memberikannya dan sepenuh hati. Syukur, jika yang terbaik dari apa yang kamu punya yang kamu sedekahkan kepada seseorang.

Oleh sebab itu, lebih baik, saat kamu akan menolong atau berbuat baik kepada siapapun. Niatkanlah terlebih dahulu, sebagai bentuk sedekah dan ibadahmu kepada Allah. Tidak perlu mengharapkan balasan apapun. Dan apapun balasannya sekalipun, pasrahkan saja. Jika dibalas dengan baik, syukuri. Jika dibalas dengan hal yang tidak baik, berusahalah mengikhlaskan dan pasrahkan saja pada Allah.

Bukan Kuantitas, Namun Manfaat Dari Kebaikan Kita Benar Benar Bisa Membantu Seseorang Yang Memang Membutuhkan.


Pastikan bahwa bentuk pertolongan kita dan kebaikan yang kita berikan, juga benar benar bermanfaat untuk orang yang kita bantu. Meskipun hanya sedikit, namun saat melihat senyuman tulus ucapan terimakasih mereka. Sungguh, merupakan kebahagiaan sendiri untuk kita. Meskipun sedikit, asal benar benar sesuai dengan apa yang mereka butuhkan, insyaAllah akan bermanfaat bagi mereka.

Bantulah seseorang, berikan kebaikanmu dan jangan pernah berhenti berbuat baik dimanapun, kapapun dan kepada siapapun. InsyaAllah,  bukan hanya memberi manfaat pada orang lain, namun kita sendiri juga akan mendapatkan keberkahan dari setiap kebaikan yang kita tanam. Allahumma amin.

 

Comments