Jika Hatimu Sungguh Menerima, Maka Jangan Beri Jeda Untuk Menuntut dan Mempertanyakan Kekurangan Pasangan

id.pinterest.com

Saat kamu sudah berkomitmen dan menjalin hubungan. Tandanya kamu sudah siap menerima kurang lebih pasanganmu sepenuhnya. Bersiap pula untuk berjuang bersama sampai akhir dan membangun keluarga yang samawa.

Namun, dalam berumah tangga, pasti ada kalanya pertengkaran-pertengkaran terjadi diantara kalian. Apalagi semakin kalian bersama, kekurangan yang dimiliki pasangan juga semakin terlihat. Saat itu, kamu harus bersabar dan membentengi hatimu dengan perasaan legowo.

Jangan pura-pura menerima ataupun sekedar menyimpannya dalam hatimu. Komunikasikan segala hal itu dengan pasanganmu, lalu cari solusi terbaik bersama.

Lagipula, sedari awal saat kamu sudah memutuskan untuk menerimanya. Maka, jangan beri sela ataupun jeda dalam hatimu untuk menuntut dan mengungkit kekurangan pasangan. Lihatlah, kamu juga punya kekurangan, tapi pasanganmu ikhlas menerimamu. Sadarilah, bahwa masa lalu memang miliknya, tapi masa depan milik kalian berdua. Dan bimbinglah, agar kalian sama-sama menjadi lebih baik.

Ingat Selalu Bahwa Tidak Ada Orang Yang Sempurna Termasuk Dirimu Maupun Pasanganmu. Tapi, Dengan Saling Menerima dan Melengkapi, Hubungan Bisa Terasa Sempurna

Saat hati dan pikiranmu mulai mempertanyakan, menggerutu dan menyesali kekurangan yang dimiliki pasangan. Maka, segera kembali untuk mengingat bahwa kamupun juga mempunyai banyak kekurangan itu sendiri.

Saat kamu ingin pasanganmu berubah, sudahkah kamu membimbing dan mengkomunikasikannya dengan cara yang baik dan tak menyakiti hatinya?

Sebab, pada dasarnya jodoh itu adalah cerminan diri. Bisa jadi kekurangan yang dimiliki pasanganmu adalah cerminan untukmu.

Sehingga, legowo dan terimalah segala kekurangan itu dengan ikhlas. Lihatlah, bagaimana pasanganmu juga berusaha menerima kekuranganmu. Lihatlah, bagaimana pasanganmu tak pernah menggerutu atau memintamu untuk menjadi apa yang dia inginkan. Bahkan, dia selalu mengajak, menyemangati serta menemanimu untuk berubah dan berjuang meniti jalan kehidupan.

Sebab, dia sadar, bahwa hubungan yang sempurna itu sama-sama saling melengkapi kekurangan dan kelebihan. Saling menerima dan membimbing untuk menjadi lebih baik kedepannya.

Jadi, berhentilah mencari yang sempurna, saat disisimu sudah ada dia yang begitu baik dan sempurna pula.

Jika Ada Yang Memang Tidak Bisa Kamu Toleransi. Cobalah Untuk Komunikasikan Dengan Cara Baik. Percayalah, Pasanganmu Juga Ingin Jadi Yang Terbaik Untuk Hubungan Kalian.

 Memang hubungan tak bisa dipaksakan. Meski saat awalnya kamu sudah berusaha menerima, tapi peasaan jengkel atas beberapa kekurangan pasangan bisa menjadi awal ketidak nyamanan dan keretakan dalam rumah tangga.

Saat itu, jangan terburu-buru untuk pergi atau mencari yang lain. Sebab bersama orang baru belum tentu juga lebih baik dari pasanganmu yang sekarang.

Coba komunikasikan dulu, apa yang membuat dirimu sulit untuk nyaman dalam hubungan kalian. Katakan dengan baik, halus, dan sekiranya tidak menyakiti hati pasanganmu. Bahkan, lebih baik saat kamu tidak hanya pandai menggerutu, tapi juga memberikan contoh.

Misal, kamu ingin pasanganmu pandai merawat diri. Ya, belikanlah peralatan untuk merawat diri dan ajak ke salon. Misal, kamu ingin pasanganmu memasak sesuai seleramu. Ya, tunjukkan dengan cara mendampinginya saat memasak, memberikan contoh apa yang kamu suka dan tidak suka. Apalagi jika kamu memang punya alergi pada beberapa makanan.

Semuanya, sebenarnya bisa dibicarakan dengan baik-baik, termasuk kekurangan yang pasanganmu miliki. Lagipula, kamu harus yakin bahwa pasanganmu juga berusaha memberikan yang terbaik pada hubungan kalian. Dia juga ingin memberikan pelayanan dan menjadi yang paling istimewa di hatimu, hanya saja perlu dibimbing dan sabar saat masih ada satu dua kesalahan.

Toh, saat kamu juga punya kekurangan, lalu pasanganmu berusaha mengkomunikasikan. Apakah kamu juga berusaha berubah lebih baik untuknya? Pikirkan itu dulu, ya!

Lagipula, Celah Atau Jeda Dimana Kamu Hanya Pandai Menuntut Hingga Menghakimi Kekurangan Pasangan, Akan Menjadi Penyesalan Hebat Nantinya

Pertama, pasanganmu akan merasa dirinya tidak pernah kamu dihargai. Dia sudah berupaya untuk berubah dan menjadi lebih baik, seperti apa yang kamu harapkan. Namun, karena kamu hanya pandai menggerutu dan menuntut. Hal itu, akan membuat dirinya menjadi tertekan.

Selain itu, dia akan merasa melakukan kesalahan dan tidak bisa menjadi yang terbaik. Tentu saja, jika hal itu dibiarkan, syndrome seperti baby blues mungkin terjadi atau dia berakhir dengan meninggalkanmu.

Ingat, tidak ada manusia yang bisa tahan saat terus disalahkan, kesabaran seseorang ada batasnya, termasuk pasanganmu

Kedua, kamu tidak akan pernah bisa mendapatkan kebahagiaan dalam hubungan baik dengan pasanganmu atau orang lainnya. Seseorang yang hanya melihat kekurangan orang lain dan tidak sadar diri. Juga akan mendapatkan perlakuan yang sama. Kisah hubungannya pun pasti akan berakhir kandas dengan siapapun. Sehingga dia tidak akan pernah mendapatkan ketenangan ataupun kebahagiaan dari hubungan yang terjalin.

Ketiga, kamu akan mendapatkan penyesalan yang hebat saat sadar bahwa selama ini kamulah yang egois. Bagaimanapun, penyesalan selalu ada diakhir. Disaat kenyataan menamparmu pada tindakanmu yang salah sebelumnya. Saat karma itu hadir dan membalasmu.

Bersyukur jika kamu masih mendapatkan kesempatan bertaubat dan memperbaiki diri. Namun, kesempatan bersama pasanganmu itu, belum tentu kamu dapatkan lagi. Saat dia pergi dan telah dipertemukan dengan seseorang yang lebih baik.

Jadi, Belajarlah Untuk Legowo dan Menerima Pasangan, Tanpa Tapi. Karena Hal Itulah Yang Akan Menjadi Kunci Kedamaian dan Kebahagiaan Dalam Hubunganmu

Belajar untuk menerima kekurangan pasanganmu. Ingatkan dengan cara yang baik dan ajaklah untuk berubah bersama. Jangan menggerutu, menuntut apalagi menanyakan kekurangan pasangan baik di masa lalu atau kini.

Yakinlah, saat kalian sudah sepakat menjalin hubungan itu. Baik dirimu ataupun pasanganmu, juga berusaha untuk saling berbenah diri dan menjadi lebih baik bersama.

Dengan saling menerima pula, kamu tidak akan merasa tertekan atas satu dua kekurangan pasangan. Justru semakin mencintainya, sebab kekurangan itu yang menjadi pengingat kalian untuk menjadi lebih baik bersama.

Sehingga belajarlah untuk menerima, tanpa tapi. Belajarlah untuk mencintai kurang lebih pasanganmu sepenuhnya. Sebab, hal itu yang akan membuat hubungan sempurna, harmonis, dan langgeng. InsyaAllah, kamu juga tidak akan mempunyai penyesalan apapun dan sungguh merasa bahagia menjalani hari hingga akhir waktu bersama pasangan halalmu

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments