Hidup ini bagai roda yang berputar. Ada kalanya kita bahagia, ada kalanya pula hati bersedih. Jadi, bukan sedih ataupun bahagia yang menjadi esensi utama dalam setiap kejadian. Tapi hikmah, hidayah dan pelajaran yang bisa tuai di dalamnya.
Apalagi setiap kejadian hidup, pasti mengandung makna. Baik
itu kehilangan, kesedihan, perpisahan, pertemuan, juga hadirnya rezeki,
semuanya terdapat maksut dan tujuan tertentu, kenapa kamu harus melewati dan
merasakannya.
Sehingga, yakinkan hatimu. Jangan mudah berputus asa dalam
mendapatkan hikmah, tetap sabar dan ikhlaskan, serta ikhtiar yang terbaik.
Yakinlah bahwa apa yang Allah rencanakan adalah yang terbaik untukmu. Entah itu
sedih atau bahagia, perpisahan ataupun pertemuan, sukses maupun kegagalan.
Ada Bahagia Yang Hadir Setelah Sedih, Begitupun Sedih Hadir
Setelah Bahagia. Jadi, Saat Kamu Sedih Ataupun Bahagia, Syukuri dan Sabarkan
Hatimu Sebanyak-Banyaknya.
Pasti setelah sedihmu hari ini, akan ada kebahagiaan esok
hari. Bahagia, karena kamu mendapatkan yang lebih baik, bahagia saat kamu menjadi
sukses dan memperoleh titipan rezeki yang indah. Sehingga syukuri
sebanyak-banyaknya apa yang kamu peroleh, syukuri dengan berusaha menjaga dan
memanfaatkan apa yang kamu dapatkan dengan sebaik-baiknya. Syukuri pula dengan
berbagi kebahagiaan itu pada orang lainnya dan menikmatinya dengan penuh rasa
syukur.
Namun setelah bahagia pun, akan ada saatnya kesedihan, ragu,
hingga kekecewaan itu kembali. Ujian pasti menghampiri selama kamu masih hidup
dan berproses. Saat itu, sabarkan hatimu dan ikhlaskan semua yang telah
terjadi. Relakan, maafkan dan perbaiki dengan ikhtiar yang sungguh-sungguh.
Ambil hikmah yang kamu peroleh dan semakin dekatkan dirimu pada Sang Pencipta.
Percayalah, sesulit apapun masalahmu, juga sehebat apapun
rasa sedihmu. Kamu akan melewatinya dengan baik-baik saja. Saat tetap berpikir
positif, serta menyandarkan diri pada Allah.
Rencana Allah Pastilah Yang Terbaik. Sehingga Tugasmu
Melewatinya Dengan Sebaik Mungkin
Semua yang Allah rencanakan untuk kita pasti ada hikmahnya,
sebab memang ada bahagia yang Allah segerakan, dan ada pula bahagia yang
diakhirkan, lalu sedih menghampiri.
Kenapa? Karena itu untuk mendidik hati dan pikiranmu agar
menjadi lebih dewasa dan lebih baik dari sebelumnya. membantumu untuk menemukan
jati diri dan bagaimana melihat serta mensyukuri bumi yang kamu pijak setiap
hari.
Jadi yakinlah, bahwa apapun takdir dan rencana Allah pasti
yang terbaik. Saat kamu diberikan kebahagiaan, jangan terlena dan tundukkan
hatimu agar tidak sombong. Saat kamu diberikan kesedihan, bentengi hatimu
dengan kelogowan, keikhlasan dan kesabaran.
Sebab apapun yang terjadi. Tugasmu adalah melewatinya dengan
ikhtiar yang sebaik mungkin. Dan tetap melangkah maju, meski sesulit apapun
untuk bergerak. Jangan biarkan hatimu jatuh pada kesombongan maupun keputus
asaan. Sebab, apa yang kamu peroleh sebenarnya adalah hanyalah titipan yang
harus kamu jaga.
Hidup Ini Bagaikana Drama Yang Kamu Lihat Setiap Hari. Kamu
Sebagai Pemain Utamanya dan Allah Sebagai Sutradaranya
Hidup ini proses menuju akhir. Drama seperti yang selalu
kamu saksikan di layar televise. Namun bedanya, pemain utamanya adalah kamu,
dan Allah adalah sutradara yang sudah merencanakan dan menyiapkan takdirmu
sesuai dengan apa yang kamu butuhkan.
Bahkan scenario yang diciptakan juga mengandung banyak
kebaikan, sebagaimana pula usahamu dalam meraihnya dan berproses sampai akhir.
Jadi dalam drama kehidupan ini, pastikan kamu adalah pemeran
protagonist yang selalu berusaha berbuat baik dan menyebarkan kebaikan. Dalam
drama ini, jangan jadikan dirimu sebagai pemeran yang akan menyia-nyiakan
hidup, lalu mati dalam penyesalan yang hebat.
Percayalah, Allah sudah melukiskan takdir yang indah, bagi
setiap makhluknya yang berusaha meraihnya dengan kesungguhan.
Jadi, bersabarlah saat apa yang kamu rancang dalam harapanmu
ternyata tak jadi nyata. Sebab kamu akan mendapatkan apa yang kamu butuhkan,
bukan hanya yang kamu inginkan dan itu pasti untuk kebaikanmu sendiri.
Jadi Biarlah Bumi Berputar dan Proses Kehidupan Terjadi
Sebagaimana Mestinya. Kamu Cukup Beriktiar dan Mensyukuri Segala Yang Kamu
Peroleh Hingga Akhir Yang Khusnul Khatimah
Semakin dewasa, semakin banyak hikmah yang kamu pelajari,
semakin pula kamu mengerti. Bahwa bukan kekayaan yang sebenarnya harus kamu
cari, bukan pula gemerlap ataupun keindahan dunia yang semu dan fatamorgana.
Namun kedamaian dalam hati, serta rasa syukur dalam hidup.
Biarlah bumi berputar sebagaimana seharusnya. Sedih dan
bahagia hadir secara bergantian. Kamu tidak perlu terlalu menyesali apa yang
telah terjadi, tak perlu terlalu khawatir pula pada apa yang belum terjadi.
Pasrahkan semuanya pada Allah dan ikhtiarkan dengan
bersungguh-sungguh. kamu sudah tahu apa yang harus dilakukan, dan berharap bisa
meninggalkan dunia dalam keadaan yang khusnul khatimah.
Oleh sebab itu, lakukan yang terbaik dalam hidupmu, berdoalah sebanyak mungkin dan berbuat baiklah sepanjang hayatmu. Sebab apa yang kamu kerjakan itu yang kamu peroleh, sebab apa yang kamu tanam itulah yang kamu tuai. Apa yang menjadi hikmah, jadikan bekal untuk langkah terbaik selanjutnya.

0 Comments