Wednesday, 1 November 2017

Istri Adalah Pintu Rezeki Suaminya, Sedangkan Suami Adalah Pintu Surga Istrinya

loading...

Saat merasa bahwa rezeki suami seret apalagi belum lancar. coba lebih banyak bahagiakan istrimu, maka insyaAllah kebahagiaan istri akan mempermudah kamu dalam mendapatkan rezeki. Dan selalu hormati pula suami, taati perintahnya, jangan pula membuat hatinya bersedih, karena ridho suamilah pintu surga bagi para istri.

Bahagiakan Istrimu, Ingat Kerja Kerasmu Bukan Untuk Berfoya Foya, Tapi Untuk Mencukupi Kebutuhan Anak dan Istri

Saat suami mengucapkan ijab qobul, maka disaat itulah seluruh beban istri akan berpindah pada suami. Suami yang bertanggung jawab untuk mengurus istrinya lahir dan batin, juga membahagiakannya. Bahkan jika suami bekerja, maka itu semua adalah hak istrinya dan diutamakan untuk kebahagiaan istri. Bukan lagi untuk berfoya foya atau bersenang dengan teman teman.

Saat Menjadi Putri, Surga Wanita Ditelapak Kaki Orang Tuanya, Namun Saat Menjadi Istri, Surganya Ditelapak Kaki Suaminya. 

Saat seorang istri melayani suaminya sepenuh hati, ingin membuat suami senang. Itu bukan semata mata suatu kewajiban, Namun karena mereka ingin mencari ridho suami. Saat dulu sebelum dipinang, para wanita akan mengutamakan kedua orang tuanya dan patuh. Setelah mereka menikah, suami adalah hal utama bagi mereka.

Jadi Bahagiakanlah Istrimu, Maka Rezekimu Akan Berlipat Ganda. Dan Hormatilah Suamimu, Agar Jalanmu Menuju Ke Surga Tak Punya Hambatan. 

Untuk para suami, sayangi dan cintai istrimu sepenuh hati. Mereka adalah wanita yang kamu pilih untuk menemani hari hari mu, mereka adalah ibu dari anak anakmu. Bahagiakanlah mereka dan jangan buat mereka bersedih. Dan insyaAllah saat kamu punya keinginan yang tulus untuk membahagiakan istrimu, maka rezekimu akan mengalir selancar air.

Sedangkan untuk para istri, selalu hormati suamimu, jaga tutur katamu, jangan sampai menyakiti hatinya. Saat suamimu sedang terjatuh, maka bantulah dia untuk bangkit dan selalu berikan dukungan. Surgamu ada ditelapak kakinya.

InsyaAllah Keluarga Yang Tercipa Pun Akan Jadi Samawa, Langgeng, Bahkan Dipersatukan Kembali Di Akhirat Kelak. 

Kunci keluarga Samawa sangatlah simpel, saling menerima satu sama lain, saling mencintai dalam ketulusan tanpa adanya paksaan. Istri Bahagia, karena suami mencintainya sepenuh hati dan berjuang membahagiakannya. Suami merasa nyaman, tenang dan semangat, karena istrinya tak lelah memberi dukungan dan semangat. InsyaAllah tidak ada hanya di dunia. Tapi nanti di Surga-Nya akan disatukan kembali dalam limpahan kebahagiaan.